Tampil tidak sesuai keinginan ketika menghadapi Stanislas Wawrinka di Margaret Court Arena dalam partai babak kedua Australia Terbuka, Rabu (18/1/2012), bikin amarah Baghdatis meledak.
Setelah kalah di dua set awal, Baghdatis yang sedang duduk di tepi lapangan tiba-tiba menghantam-hantamkan raket yang sedang ia pegang ke tanah. Raket pertama sudah babak belur, ia belum puas juga dan lanjut mengganyang raket kedua, ketiga, dan keempat (lihat videonya di sini).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, luapan amarah Baghdatis juga jadi populer setelah sejumlah videonya tersebar di Youtube, dengan jumlah hits yang terbilang "wah"--Reuters menyebut angka 200 ribu hits.
Tindakan petenis berusia 26 tahun itu sendiri lantas dikomentari sejumlah rekannya sesama petenis. Berikut komentar-komentar tersebut seperti dilansir Reuters:
Jo-Wilfried Tsonga
"Terkadang Anda marah dan sulit mengendalikan diri sendiri tapi ayahku selalu mengatakan kepadaku, 'Jika kamu mematahkan raketnya, aku akan mematahkanmu'. Jadi aku tak mau kasar-kasar dengan raketnya."
Novak Djokovic
"Aku belum melihatnya. Aku belum mendengarnya. Sekarang aku mau mencarinya di Youtube untuk melihat."
"Kini aku tidak sering melakukannya (menghancurkan raket), yang mana hal bagus untuk pelatihku. Tetapi ketika aku menghantamkan raket, merusaknya, setelah itu aku biasanya merasa lega. Aku merasa tekanannya sudah lenyap. Tapi aku juga merasa sedikit malu. Jadi aku berusaha tetap tenang saja."
Maria Sharapova
"Aku tidak kaget ia merusak raket. Secara pribadi aku tidak banyak menghancurkan banyak raket dalam karierku. Tidak ingat juga apa pernah melakukannya dalam sebuah pertandingan. (Aku) Pernah menghancurkannya dua kali dalam latihan. Mm, tapi mungkin rasanya enak. Maksudnya, yah, keluarkan saja semua (emosi), aku pikir begitu."
Ana Ivanovic
"Terkadang aku juga menghantamkan raket. Kali terakhir aku menghantamkan raket tidaklah sebanyak itu, tapi aku menghancurkan tiga raket. Aku pikir itu terjadi di AS Terbuka 2009. Aku kalah di pertandingan itu setelah nyaris sampai ke match point. Aku cukup kesal (tapi) tindakan itu tidak membuatku merasa lebih baik, jadi aku memutuskan, 'Apa gunanya'?".
Serena Williams
"Aku tidak pernah melakukannya (merusak empat raket sekaligus). Wow, itu impresif. Aku dulu sebenarnya kerap membuat banyak raket rusak di lapangan tenis. Aku terkadang melakukannya saat latihan, hanya tidak lagi di dalam pertandingan."
"Aku pikir saat Anda masih muda, cara itu mungkin membuat rasa frustrasi sedikit tersalurkan. Itu hanya sebuah cara untuk mengekspresikan diri sendiri. Aku tidak bisa bilang bahwa Anda tak boleh melakukannya karena nyatanya banyak yang sering melakukannya. Tapi itu jelas bukan cara tebraik melampiaskan amarah. Aku pikir semakin dewasa, Anda akan sadar bahwa ada banyak cara lain."
(krs/a2s)











































