Clijsters adalah orang Belgia. Tetapi sosoknya tetap disayang di Australia sampai-sampai ia dijuluki "Aussie Kim". Hal itu sendiri berawal ketika ia mulai berpacaran dengan petenis lokal, Lleyton Hewitt, tahun 2000 silam dan rasa sayang publik kepada Clijsters tidak luntur meski pasangan itu sudah berpisah tahun 2004.
Maka jangan heran dukungan besar diterima si "Aussie Kim" di dalam setiap pertandingannya di Australia Terbuka 2012, meski akhirnya dukungan itu hanya bisa mengiringi si juara bertahan sampai semifinal saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengingat rencana Clijsters untuk kembali pensiun--ia juga pernah gantung raket dari 2007 sampai 2009--pada akhir musim 2012, maka besar kemungkinan itulah kali terakhir ia akan tampil di depan publik Rod Laver Arena di ajang Australia Terbuka.
"Maksudku, Anda tidak memikirkannya," tukas Clijsters saat ditanyakan mengenai perasaannya ketika meninggalkan Rod Laver Arena, seperti dikutip Yahoosports.
"Aku pikir kekalahannya masih terlalu segar untuk memikirkan hal lain," lanjut petenis 28 tahun yang memang dikenal tak mudah terbawa perasaan tersebut.
Dan Clijsters, peraih empat gelar grand slam, pun sudah berjalan meninggalkan lapangan Rod Laver Arena, mengacungkan jempol tangan kanannya, dan perlahan-lahan menghilang dari pandangan, dengan diiringi salah satu riuh-rendah paling meriah dari penonton di laga perempatfinal tersebut.
(krs/a2s)










































