Tahun 2011 memang jadi tahunnya Djokovic. Ia berhasil memenangi 10 titel juara termasuk tiga titel grand slam. Atas penampilannya yang ciamik itu ia pun kemudian terpilih sebagai atlet terbaik putra di Laureus Awards.
Djokovic mengawali tahun ini pun dengan gemilang. Petenis rangking satu asal Serbia itu berhasil mempertahankan gelar Australia Terbuka usai mengalahkan rival besarnya, Rafael Nadal di final yang memakan waktu nyaris enam jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencapaian terbaik Djokovic di Roland Garros hanyalah sampai semifinal di mana itu terjadi pada 2007, 2008 dan 2011. Sedangkan di Olimpiade empat tahun lalu, Djokovic harus puas dengan medali perunggu.
"Kenapa tidak keduanya?," jawab Djokovic kepada wartawan ketika ditanya turnamen Prancis Terbuka atau Olimpiade yang lebih ingin dimenanginya.
"Aku telah mencoba belajar bagaimana mengatur jadwalku, bagaimana mengatur diri sendiri di dalam dan di luar lapangan untuk mempersiapkan event-event terbesar. Itu akan menjadi perkaranya tahun ini."
"Pertama-tama, aku akan mencoba mempersiapkan penampilanku untuk Roland Garros, di mana aku ingin memperoleh titel dan terus melaju, kemudian aku akan mulai memikirkan tentang Wimbledon dan Olimpiade," tukas dia.
(rin/din)











































