Seperti diberitakan sebelumnya, televisi Prancis Canal+ memublikasikan sebuah video yang berisikan sindiran tajam ke para atlet Spanyol.
Video yang juga mengetengahkan sebuah sosok mirip Nadal tersebut tak ayal bikin kesal Federasi Tenis Spanyol (RFET) yang siap mengajukan tuntutan hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah jenis humor yang tak masalah untuk satu hari, tapi jika diulang-ulang tidaklah benar dan aku pikir itu sedikit melewati batas," cetus Nadal usai sebuah sesi latihan di kampung halamannya di Mallorca, seperti dilansir Reuters.
"Aku pikir ini bukan cuma satu media saja, ini adalah sebuah gerakan bersama-sama dari negara tetangga kami. Sedih sekali melihat hal seperti ini menodai sukses yang sudah dicapai dengan susah payah. Aku jamin sama sekali tak ada obat-obatan atau jarum suntik (doping)," beber petenis peringkat kedua dunia yang pernah enam kali juara di Prancis Terbuka tersebut.
Selain video Nadal, Canal+ disebutkan juga sudah menyiarkan beberapa tayangan materi lainnya yang turut mengindikasikan kalau para atlet Spanyol sudah menggunakan obat ilegal.
Perkara ini kian serius karena ikut memancing komentar keras dari Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Garcia-Margallo. Ia bahkan menyatakan, kedutaan besar Spanyol di Paris akan mengirimkan suat keberatan resmi ke media-media Prancis, dan Canal+ secara khusus.
"Videonya bercita rasa buruk dan memperlihatkan ketiadaan etika, selain juga kebohongan," sergahnya menambahkan.
(krs/roz)











































