"Pontjo Sutowo Cup" Digelar Lagi

"Pontjo Sutowo Cup" Digelar Lagi

- Sport
Rabu, 04 Agu 2004 17:27 WIB
Jakarta - Untuk ke-21 kalinya turnamen tenis beregu junior "Pontjo Sutowo Cup" akan digelar. Ibukota Kalimantan Barat (Kalbar), Pontianak, didaulat sebagai tuan rumah. Turnamen berhadiah total Rp 40 juta itu akan digelar pada tanggal 9-13 agustus 2004. Pontianak terpilih menjadi tuan rumah karena pengda Pelti Kalbaringin diberi kesempatan menyelenggarakan kejuaraan beregu junior ini.Sebanyak sepuluh pengda telah menyatakan akan turut berpartisipasi dalam turnamen ini. "Yang sudah menyatakan dapat hadir adalah tuan rumah Kalbar, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan Jawa Timur," ungkap Subianto, Rabu (4/8/2004). Dalam penyelenggaraan terakhir, Jateng keluar sebagai juara di kategori putra, sementara Sumsel keluar sebagai juara di kategori putri. Sementara panitia mengungkapkan kegembiraannya mendengar kesediaan Jatim untuk berpartisipasi dalam turnamen ini. "Adalah sebuah kegembiraan tersendiri melihat kesediaan Jatim, mengingat mereka absen dalam tiga penyelenggaraan terakhir," lanjut Subianto.Sejauh ini pengda yang tak bisa hadir sebagian besar beralasan tengah sibuk mempersiapkan PON XVI yang digelar september mendatang. Pendaftaran sendiri akan ditutup sebelum technical meeting yang akan digelar pada 8 Agustus pukul 14.00 di Wisma Nusantara Pontianak. Pontjo sendiri mengungkapkan kegembiraannya bisa terus menggelar turnamen yang selama 21 tahun terakhir ini tak pernah terputus pelaksanaannya itu. Namun Pontjo secara khusus meminta agar turnamen ini tidak diberitakan sebagai ajang promosi dirinya. "Jangan dianggap kejuaraan ini punya saya, tetapi anggaplah sebagai sumbangan bagi perkembangan tenis. Atlet-atlet yang berpotensi banyak yang muncul di sini," ungkap Pontjo menunjuk nama Angelique Widjaya dan Wynne Prakusya sebagai jebolan turnamen ini. Sebagai rencana jangka panjang, Pontjo berencana untuk berembuk dengan pengda-pengda untuk membicarakan format turnamen agar lebih efektif menghasilkan petenis-petenis muda berbakat. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads