Final di Indian Wells Tennis Garden, Minggu (18/3/2012), mengetengahkan final ideal antara dua petenis putri terbaik dunia. Sejak 2008, baru kali ini lagi final WTA Tour dicatat menghadapkan dua petenis peringkat teratas.
Pada akhirnya Azarenka si petenis putri peringkat pertama-lah yang berhasil meraih kemenangan, setelah ia tampil dominan atas Sharapova yang sekaligus gagal membalaskan kekalahan di final Australia Terbuka lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Azarenka, kemenangan tersebut membuat catatannya tahun ini menjadi 23-0. Semenjak Martina Hingis meraih 37 kemenangan beruntun pada tahun 1997, laju Azarenka disebut AFP sebagai start terbaik dalam satu musim di dunia tenis putri.
Dengan hasil di final tersebut, Azarenka sekaligus menajamkan catatan pertemuan atas Sharapova. Petenis Belarusia itu kini unggul 5-3 atas si petenis Rusia, dengan 4-0 dalam pertemuan-pertemuan keduanya di final.
(krs/din)











































