Clijsters, juara turnamen ini pada 2005 dan 2010, dipaksa mengakui keunggulan Yanina Wickmayer dengan skor 4-6 6-(5)-7 dalam pertandingan yang berakhir Minggu (25/3) dinihari WIB.
"Yanina mengawali pertandingan dengan jauh lebih baik dan lebih konsisten di sepanjang dua set sedangkan aku tidak," sesal petenis Belgia itu di situs resmi WTA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan Clijsters, dua eks petenis teratas Sharapova dan Serena mendapat kemenangan mudah.
Sharapova meredam petenis kualifikasi Sloane Stephens 6-4 6-2 untuk menghadapi partai sesama Rusia melawan Ekaterina Makarova yang di laga sebelumnya menundukkan Mona Barthel 6-2 6-4.
Serena, petenis favorit tuan rumah, masih belum kehilangan set. Di laga teranyar, peraih 13 titel grand slam itu menggulung Roberta Vinci 6-2 6-1.
Petenis China Li Na juga belum terbendung. Juara Prancis Terbuka ini mengatasi perlawanan Iveta Benesova 7-5 6-2 untuk melawan unggulan 12 Sabine Lisicki yang menang dari Shuai Peng 6-4 7-5 di babak 16 Besar.
(rin/krs)











































