Dalam partai puncak di Monte Carlo Country Club, Minggu (22/4/2012) malam WIB, Nadal cuma butuh waktu 1 jam 18 menit untuk menghabisi Djokovic. Unggulan kedua asal Spanyol ini menang dua set langsung 6-3 dan 6-1.
Kemenangan ini berarti ganda buat Nadal. Pertama, dia merebut gelar kedelapannya di turnamen ini setelah pertama kali juara pada tahun 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah titel ke-47 sepanjang karier Nadal. Ini juga jadi titel pertamanya setelah Grand Slam Prancis Terbuka tahun lalu.
"Sulit dipercaya bisa memenangi turnamen bersejarah ini hingga delapan kali. Saya selalu merasa luar biasa saat datang ke sini," seru Nadal seperti dikutip Telegraph.
"Saya kalah dari Novak delapan kali, jadi kalah untuk kedelapan kali tak akan jauh berbeda. Tapi, bisa memenangi yang ini akan membuat perbedaan besar," tambahnya.
"Semoga saya tetap bugar dan pergi ke Barcelona (pekan depan) dan bisa mendapatkan hasil yang bagus," kata Nadal.
Djokovic mengakui bahwa Nadal tampil lebih baik. Selain itu, dia juga tak bisa fokus 100 persen setelah kematian kakeknya beberapa hari lalu.
"Rafa bermain baik dan layak menang hari ini. Saya masih sangat senang bisa mencapai final untuk kedua kalinya," aku Djokovic.
"Namun, faktanya saya sudah tak punya energi emosional yang tersisa. Saya senang bisa mencapai final dalam situasi seperti ini. Ini adalah pekan yang sangat sulit untuk saya lalui," lanjutnya.
"Saya tentu harus ke makam kakek saya dan menengoknya karena saya tak bisa hadir saat pemakaman kemarin. Jadi, saya akan ke sana," jelas Djokovic.
(mfi/roz)











































