Alvent/Ahsan, 'Pasangan Dadakan' Penentu Kemenangan

Alvent/Ahsan, 'Pasangan Dadakan' Penentu Kemenangan

- Sport
Selasa, 22 Mei 2012 01:25 WIB
Alvent/Ahsan, Pasangan Dadakan Penentu Kemenangan
www.pb-pbsi.org
Jakarta - Bermain tanpa pasangannya yang biasa, Alvent Yulianto Chandra/Mohammad Ahsan tetap mampu jadi penentu kemenangan atas Inggris, sekaligus memastikan kelolosan tim Thomas Indonesia ke perempatfinal.

Di ganda putra Alvent biasanya tampil berdampingan dengan Hendra Aripda Gunawan--yang tak masuk tim Thomas kali ini. Alvent/Hendra AG tercatat sebagai pasangan peringkat 13 BWF per 17 Mei 2012.

Sementara itu Ahsan lazimnya tampil bersama Bona Septano. Keduanya juga merupakan pasangan ganda putra terbaik Indonesia saat ini, dengan menempati posisi enam peringkat BWF per 17 Mei 2012. Ahsan/Bona sama-sama masuk tim Thomas kali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, yang tampil di partai keempat melawan Inggris, ketika Indonesia sedang unggul 2-1, justru kombinasi Alvent/Ahsan. Kendatipun pernah dipasangkan di Piala Sudirman tahun 2011 lalu--mereka tampil mengejutkan dengan mengalahkan pasangan nomor satu dunia ketika itu, Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark--mereka tetap bukan berpasangan dengan rekannya yang biasa.

Di dalam pertandingan menghadapi Chris Langridge/Nathan Robertson, "pasangan dadakan" tersebut pun sempat tertinggal. Untungnya Alvent/Ahsan mampu bangkit untuk meraih kemenangan 19-21, 21-12, dan 21-19.

Hasil tersebut membuat Indonesia dipastikan menang atas Inggris dengan kedudukan 3-1, meski masih tersisa satu partai lagi. Dengan Inggris sudah kalah dalam pertandingan pertamanya di fase grup, 'Merah Putih' pun turut dipastikan lolos ke perempatfinal.

"Pertandingan ini bukanlah penampilan terbaik kami, masih sering kurang yakin di lapangan karena ini pertandingan hari pertama. Namun setelah kami bermain sabar dan mengontrol emosi di lapangan akhirnya kami bisa menang," ujar Ahsan di situs resmi PBSI.

"Tadi memang lebih banyak adu mental di lapangan, terutama pada gim ketiga" imbuh Alvent.

Di partai kedua, atau partai terakhir fase grup, tim Thomas Indonesia akan berhadapan dengan China. Pemenang pertandingan itu akan melangkah ke perempatfinal dengan status juara grup.




(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads