PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain

PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain

Amalia Dwi Septi - Sport
Kamis, 24 Mei 2012 16:25 WIB
Jakarta - Ketua Umum KONI Tono Suratman menilai PBSI sudah melakukan regenerasi pemain, tapi masih kurang selektif dalam mengirim atlet-atletnya ke event-event tertentu.

"Kalau berbicara regenerasi, PB PBSI sudah melakukan itu. Hanya perlu terobosan-terobosan terkait pemilihan atlet-atlet mana yang diutamakan untuk diikuti event tertentu. Tinggal proses selektif yang harus lebih teliti lagi," papar Toni di kantor KONI Pusat, Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Terkait kegagalan tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber di Wuhan, China, kemarin, Tono menganggap sudah ada "penyegaran" dari skuad sebelumnya. Ia menyebut nama-nama seperti Sugiarto, Muhammad Ahsan, Hayom Rumbaka. Maria Febe Kusumastuti, Anneke Feinya Agustin dan Nitya Krishinda, merupakan sebuah generasi baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Titik lemah lain di tim Thomas-Uber 2012 adalah fisik. Ia melihat hal itu sangat kentara ketika Indonesia bertarung melawan Jepang.

"Kalau saya menilai dan melihat, sebab kegagalan itu dari segi fisik. Fisik sangat berpengaruh tentunya, kalau fisik sudah kuat, maka taktik, mental dan strategi juga kuat," tukas Tono.

''Makanya, kami harus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Buat pemain-pemain muda akan terus dimatangkan dan jam terbang yang cukup,'' lanjutnya.

Sasaran tinggi terdekat bulutangkis Indonesia adalah Olimpiade di London, 27 Juli sampai 12 Agustus. Saat ditanya, dengan kondisi sekarang, apakah tradisi medali emas Olimpiade dapat dijaga, Tono menjawab:

"Tentu masih ada harapan. Saya selalu optimistis. Untuk itu saya harus sedini mungkin untuk mengevaluasi secara menyeluruh."

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads