Peter Gade adalah salah satu pebulutangkis terbaik yang pernah dipunyai Denmark. Menjelang tutup kariernya, mantan nomor satu dunia itu menyesal tak bisa memberi yang terbaik di Piala Thomas 2012.
Menjadi yang pertama turun di babak semifinal Piala Thomas, Gade menyerah setelah dipaksa bermain tiga set. Menghadapi Lee Hyun Il (Korea Selatan), dia tunduk dengan skor 21-17, 14-21 dan 10-21.
Gagal memberi poin jelas disesali juara All England tahun 1999 itu. Satu hal lain yang membuat Peter Gade tambah kecewa adalah fakta bahwa ini merupakan kesempatan terakhir dia berkontribusi buat Denmark di Piala Thomas. Pria kelahiran 14 Desember 1976 itu sudah menyatakan niat pensiun usai Olimpiade 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menampik saat ditanya soal faktor fisik yang mempengaruhi performanya di pertandingan tersebut, Gade menyebut kalau pebulutangkis dari generasinya memang sudah saatnya berakhir.
"Pebulutangkis seperti saya dan seperti Taufik (Hidayat) akan segera berakhir. Sementara Lin Dan dan Lee Chong Wei saya pikir masih akan terus berada di atas."
"Tapi saya percaya dengan pemain-pemain muda Denmark, mereka punya kemampuan yang baik," lugas dia soal kekuatan timnya.
Di ajang Piala Thomas, prestasi terbaik Gade adalah mengantar Denmark lolos ke final tahun 2004 dan 2006. Di dua edisi tersebut Denmark kalah oleh China, dan Peter Gade sendiri dua kali ditundukkan Lin Dan.
(din/a2s)











































