Turun sebagai tunggal pertama, Wang Yihan nyaris dibuat bertekuk lutut saat berhadapan dengan Sung Ji Hyun. Kemenangan tiga set yang kemudian dia raih punya arti sangat penting karena merupakan kunci sukses China jadi juara.
"Jika kami memenangi pertandingan pertama, pertandingan selanjutnya tidak akan ada kesulitan. Jika kami kalah maka kami akan kesulitan. Jika Wang Yihan tidak menang, saya tidak tahu apa hasil pertandingan akhirnya," ujar pelatih Tim Uber China Li Yongbo dalam konferensi pers usai China menjuarai Piala Uber.
Dalam laga final yang dilangsungkan di Wuhan Sports Gymnasium Center, Wuhan, China, Sabtu (26/5/2012) sore WIB, China nyaris kehilangan poin pertama saat Wang Yihan dibuat kerepotan meladeni perlawanan Sung Ji Hyun. Kalah di set pertama, Wang Yihan sempat tertinggal 20-18 di set kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan Wang menjadi pembuka jalan buat timnya untuk mengumpulkan dua poin tambahan. Ganda Yu Yang/Wang Xiaoli serta keunggulan Wang Xin di nomor ketiga akhirnya memberi China Piala Uber untuk kali ke-12.
"Pemain ganda punya tekanan yang lebih berat, karena itulah kemenangan Wang Yihan jadi sangat penting," lanjut Li Yongbo.
(din/roz)











































