Thomas-Uber Selesai, Maskot Tak Tersisa

Laporan dari Wuhan

Thomas-Uber Selesai, Maskot Tak Tersisa

Femi Diah - Sport
Senin, 28 Mei 2012 09:17 WIB
Thomas-Uber Selesai, Maskot Tak Tersisa
Maskot Piala Thomas dan Uber 2012 (Xinhua)
Wuhan - Gelaran Piala Thomas dan Uber 2012 yang dihelat di Wuhan, China, telah usai. Maskot lucu berbentuk burung phoenix dan anak naga pun tak tersisa di "sarang" penjualannya.

Seperti jamaknya di sebuah event atau turnamen besar, di hari terakhir perhelatan Thomas-Uber, Minggu (27/5/2012), maskot "unyu-unyu" itu menjadi yang paling diincar suporter. Sayangnya, sebagian besar dari mereka terpaksa gigit jari karena yang dicari sudah tiada.

Dari pengamatan detiksport, ada tiga titik penjualan suvenir asli resmi di areal Wuhan Gymnasium Sport Center, tempat berlangsungnya turnamen sejak 20 Mei lalu. Namun, di ketiga titik tersebut, baik "Feng Niu" maupun "Long Wa" tidak ditemukan lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Feng Niu" adalah maskot berbentuk burung phoenix berwarna kuning, sedangkan "Long Wa" naga kecil berwarna biru.

Menurut informasi yang didapat, perpaduan phoenix dan naga melambangkan kemakmuran. Tangan kanan si naga yang mengacungkan dua jari "V" melambangkan kemenangan, sedangkan phoenix yang melangkah dengan merentangkan tangan mewakili antusiasme dan persahabatan.

"Maaf ya, maskotnya sudah habis tak tersisa," kata Cai Wei, salah satu penjaga counter suvenir kejuaraan yang ditemui detiksport.

Sejumlah penonton lain yang menanyakan gantungan kunci juga dengan perwajahan naga dan phoenix harus gigit jari pula. Kenang-kenangan jenis ini pun ludes.

"Waduh saya terlambat mendapatkan maskot, sudah habis," gerutu mereka sambil meninggalkan stand suvenir.

Akan tetapi, daripada tidak sama sekali, sebagian penonton memutuskan membeli pin berbentuk jempol yang merupakan logo Piala Thomas-Uber 2012, atau polo shirt, supaya tetap ada yang bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari menonton turnamen paling bergengsi untuk kejuaraan badminton beregu itu.

Tidak ada keterangan resmi yang bisa dikorek, baik dari panitia lokal maupun BWF (federasi bulutangkis dunia), tentang berapa jumlah boneka maskot yang diproduki dan dijual di kawasan stadion.

Sebagai gambaran, sejak babak penyisihan stadion yang berkapasitas 13 ribu orang itu tak pernah sepi penonton. Menilik harga yang dpatok, harga sepasang maskot itu relatif tidak menguras kantong. Cukup dengan uang 50 yuan (sekitar Rp 73 ribu), boneka itu bisa dibawa pulang.

(a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads