Olimpiade 2004
Sony Gagal Maju ke Final
Jumat, 20 Agu 2004 16:40 WIB
Jakarta - Pebulutangkis Indonesia Sony Dwi Kuncoro gagal menemani Taufik Hidayat di babak final setelah menyerah dari pebulutangkis Korea Selatan, Shon Seung Mo 6-15, 15-9 dan 9-15. Pada pertandingan semifinal di Goudi Olympic Hall, Jumat (20/8/2004). Sony yang diunggulkan di posisi ke-8, gagal mewujudkan All Indonesian Final usai ditaklukkan pebulutangkis Korea Selatan setelah bermain selama 77 menit. Di set pertama, Sony yang mencoba mengandalkan reli-reli panjang, mampu memimpin hingga 6-2. Namun permainan Sony mulai tak konsisten dan kurang terarah sehingga Shon mendapatkan angin untuk mengejarnya. Sony beberapa kali membuat kecerobohan dan membuat Shon bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Shon terus menekan Sony hingga memimpin 10-6. Akhirnya di set pertama ini Sony harus menyerah 15-6.Di set kedua, Sony berhasil mengambil poin pertama dan terus memimpin hingga 2-0. Namun Shon tetap mencoba bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Kedua pemain masih tetap tampil ketat hingga kedudukan 6-6.Sony akhirnya lebih percaya diri dan mencoba mengonci Shon di saat kedudukan 9-6. Sony tampak mulai mendapatkan kepercayaan diri dan pukulannya yang tearah membuat berhasil memimpin 13-6.Shon masih terus mencoba menekan Sony dan berusaha mengejar 9-13. Namun Sony akhirnya mendapatkan satu poin guna memimpin 14-9 dan akhirnya satu pukulan Shon keluar lapangan dan memastikan kemenangan Sony. Pertandingan akhirnya harus ditentukan lewat set ketiga. Shon yang berhasil mengambil poin pertama dan mulai meninggalkan Sony 2-0. Namun Sony mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.Namun permainan Sony kembali tidak berkembang dan Shon semakin unggul 10-5. Sony sempat bangkit hingga kedudukan menjadi 9-10. Sayang Sony tidak mampu meladeni permainan Shon yang semakin percaya diri.Akhirnya, Sony harus menyerah dari Shon 9-15. Hasil ini membuat Shon Seung Mo akan menghadapi pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat di partai final besok guna memperebutkan medali emas di nomor tunggal putra. (key/)










































