Hal itu dikatakan Murray setelah petenis Britania itu mengalahkan David Ferrer dan maju ke babak semifinal Wimbledon. Apabila bisa menundukkan Jo-Wilfried Tsonga, maka ia akan menjadi tunggal putra Inggris Raya pertama yang bermain di final Wimbledon sejak 1938.
Murray, petenis nomor empat dunia saat ini, belum pernah menjuarai turnamen Grand Slam walaupun pernah tiga kali lolos ke semifinal Wimbledon, dua kali ke final Australia Terbuka, dan satu kali final AS Terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"LeBron James sebuah contoh bagus. Dia tentu saja seorang pemain basket yang hebat. Dia beberapa kali sangat dekat ke tangga juara. Maka dari itu, kemenangan dia tahun ini saya yakin sangat besar. Buat saya sebagai seorang fans bola basket, senang bisa melihat hal itu," tutur Murray dikutip Reuters, Kamis (5/7/2012) pagi WIB.
"Aku ingin katakan, situasinya mirip denganku. Aku beberapa kali nyaris juara, tapi belum berhasil juga. Anda tahu, Anda harus terus memasukkan aku dalam posisi ini, dan mudah-mudahan akan 'nyambung'."
Murray melanjutkan pendapat-pendapatnya tentang James, peraih tiga gelar Most Valuable Player (MVP), yang pernah memunculkan kontroversi buat fans Cleveland Cavaliers sewaktu memutuskan pindah ke Miami.
"Aku rajin mengikuti bola basket, menonton berita-berita dan hal-hal lainnya," ucap Murray. "Banyak orang yang tidak ingin dia juara.
"Banyak orang yang bilang, dia takkan juara. Banyak yang bilang, dia takkan bisa menampilkan permainan terbaiknya di final. Di kuarter keempat dia tak pernah membaik.
"Tapi kemudian kita lihat bagaimana dia bermain di semua game final itu, di seluruh playoff. Kadang-kadang ada orang yang butuh waktu lebih lama (untuk meraih tujuannya."
(a2s/din)











































