PBSI Bantah Mulyo akan Diganti
Rabu, 25 Agu 2004 01:30 WIB
Jakarta - Ketua Bidang Pembinaan PBSI Icuk Sugiarto membantah kabar bahwa pelatih Taufik Hidayat Mulyo handoyo akan diganti, Tetapi ia membenarkan pihaknya akan merekrut beberapa pelatih baru.βTidak ada pergantian pelatih pada Taufik. Tapi kita mengharapkan dari tangan Mulyo lahir Taufik-Taufik baru. Atau dari pelatih seperti Joko Supriyanto muncul Sony-Sony (Dwi Kuncoro) baru,β ujar Icuk saat ditemui wartawan saat menyambut Taufik dari Athena di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (24/8/2004) malam WIB.Ditambahkan icuk, dalam waktu dekat ini pengurus PBSI memang berencana melakukan perekrutan pelatih baru mengingat kapasitas daerah yang cukup besar. Namun, tegasnya, adanya pelatih baru bukan berarti pelatih lama digeser.βMereka akan tetap dipertahankanβ¦ Intinya, kita tidak ingin memusatkan pembinaan di (pelatnas) Cipayung saja, agar lebih merata di setiap daerah.βSementara itu Taufik berharap dirinya dan Mulyo tidak dipisahkan lagi seperti pada tahun 2000. βSaya dan pelatih sudah berbuat yang terbaik, masak mau diganti? Saya sudah pernah bilang, kalau bisa sih jangan lah,β katanya.Adapun Mulyo tidak berkomentar tentang isu mengenai pergantian dirinya itu. Ia lebih suka bertutur tentang kerja samanya selama ini dengan anak asuhnya yang menjadi perebut medali emas satu-satunya buat Indonesia di Olimpiade 2004 itu.βTidak ada resep khusus dalam cara saya melatih Taufik. Saling pengertian saja. Taufik itu maunya sama saya,β tuturnya. βSoal sikapnya yang suka kontroversial, seorang juara itu terkadang memang punya sikap yang aneh, tapi itu hal yang wajar kok.βMulyo mengaku tidak bisa menjamin apakah Taufik bisa mengulang prestasi tertinggi di Olimpiade berikutnya di Beijing, Cina. βSemuanya tergantung dia. Tapi saya yakin dia masih bisa berprestasi. Di Olimpiade mendatang umurnya baru 27 tahun.ββUntuk pengurus, dengan prestasi ini kita harus pandai-pandai menjaga Taufik dengan memberi dia masukan yang baik sehingga bisa menjadi lebih baik,β timpal Icuk, seraya menandaskan bahwa seorang pemain tunggal masih bisa bertahan sampai usia 30 tahun. (a2s/)











































