Hadiah Australia Terbuka Naik Jadi Hampir Rp 300 Miliar

Hadiah Australia Terbuka Naik Jadi Hampir Rp 300 Miliar

Eddward Samadyo Kennedy - Sport
Selasa, 02 Okt 2012 14:23 WIB
Hadiah Australia Terbuka Naik Jadi Hampir Rp 300 Miliar
AFP/William West
Melbourne -

Isu boikot yang sempat mengusik gelaran tahun ini membuat penyelenggara turnamen Australia Terbuka dipastikan menaikkan jumlah total hadiahnya untuk tahun 2013.

Kenaikan tersebut 15 persen, sehingga total hadiah akan menjadi 30 juta dolar australia, atau hampir mencapai Rp 300 miliar.

Tahun ini Australia Terbuka diwarnai ancaman pemboikotan oleh terutama para pemain putra yang merasa frustrasi karena hadiah dianggap terlalu kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai informasi, juara putra dan putri tahun ini memperoleh 2,3 juta dolar, sedangkan runner-up 1,15 juta dolar. Hadiah paling kecil adalah untuk pemain yang kalah di babak pertama, sebesar 20 ribu dolar.

Terkait kenaikan jumlah hadiah tersebut, pihak penyelenggara belum menentukan bagaimana alokasinya, tapi hal itu akan dikonsultasikan dengan para pemain di Shanghai minggu depan.

"Kami akan membuat keputusan (mengenai distribusi) paling lambat akhir tahun ini," ujar CEO Tenis Australia, Steve Wood, dalam wawancaranya dengan Reuters, Selasa (2/10/2012).

"Para pemain hanya ingin diberikan semacam penghargaan yang pantas, mengingat turnamen Australia Open telah berkembang pesat. Semua itu hanya soal waktu. Itu sebabnya kami langsung turun dan merasa senang untuk melakukannya."

Australia Terbuka adalah turnamen olahraga paling mahal dalam agenda olahraga di negara tersebut. Meski demikian, tuan rumah tak pernah lagi menghasilkan pemain yang hebat dan berjaya di rumahnya sendiri.

Kali terakhir pemain Australia juara di Melbourne adalah 1976 atas nama Mark Edmonson. Setelah itu, pencapaian terbaik petenis-petenis tuan rumah cuma runner-up lima kali, yakni John Marks (1978), Kim Warwick (1980), Pat Cash (1987, 1988), dan Lleyton Hewitt (2005).

(a2s/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads