Keamanan Diperketat, Turnamen Tetap Digelar

Jelang Wismilak Internasional

Keamanan Diperketat, Turnamen Tetap Digelar

- Sport
Sabtu, 11 Sep 2004 13:16 WIB
Denpasar - Pasca bom Kuningan sempat timbul kekhawatiran akan batalnya turnamen WTA Tour tier III Wismilak Internasional. Nyatanya, acara jalan terus dengan keamanan yang diperketat. Kepastian tetap digelarnya salah satu turnamen tenis terbesar di Asia Tenggara yang digelar 13-19 September di Nusa Dua Bali ini diungkapkan oleh Direktur Operasional Stevanus H.K. Menurutnya, menyusul ledakan bom di kedutaan besar Australia di Kuningan, Jakarta, keamanan turnamen pun akan diperketat. "Pasca bom Kuningan, keamanan dilakukan dimulai dari bandara sampai perjalanan menuju hotel. Pemain pun saat latihan juga akan didampingi aparat keamanan sehingga mereka merasa aman," jelas Stevanus di Grand Hyatt Bali, Sabtu (11/9/2004).Sementara itu, Direktur Turnamen Kevin Livesey hingga saat ini pemain-pemain kelas dunia sudah mengkonfirmasikan kehadirannya dan tidak ada yang terpengaruh dengan insiden bom. Bahkan juara Prancis Terbuka Anastasia Myskina dan petenis Venezuela Maria Vento-Kabchi sudah tiba di Bali.Pemain 20 besar dunia yang sudah menyatakan hadir diantaranya juara Wismilak 2002 Svetlana Kuznetsova, Nadia Petrova, Chanda Rubin, Ai Sugiyama dan Jelena Dokic. Sayangnya, juara tahun lalu Elena Dementieva urung tampil dikarenakan faktor kelelahan."Dengan alasan kelelahan setelah olimpiade dan AS terbuka, Elena terpaksa absen," tanda Kevin.Di turnamen yang berhadiah total 225 ribu dolar ini, petenis terbaik Indonesia Angelique Widjaja pun turut ambil bagian. Angie yang mendapatkan fasilitas Wild Card di nomor tunggal, dipastikan akan turun di nomor ganda berpasangan dengan Vento-Kabchi untuk mempertahankan gelar juaranya.Angie/Kabchi berpeluang besar bertemu dengan pasangan kuat Svetlana Kuznetsova yang akan berduet dengan petenis yang sebelumnya menyatakan pensiun Arantxa Sanchez Picario. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads