Myskina Bawa Perdamaian ke Bali

Tenis Wismilak Internasional

Myskina Bawa Perdamaian ke Bali

- Sport
Senin, 13 Sep 2004 14:03 WIB
Denpasar - Petenis top dunia takut datang ke Indonesia? Itu tidak berlaku bagi Juara Grand Slam Prancis Terbuka Anastasia Myskina. Bahkan ia mengaku tidak terpengaruh setelah insiden bom Kedubes Australia yang terjadi Kamis pekanlalu.Sosok jangkung 174 cm berambut hitam cokelat itu memperlihatkan pribadi yang ramah dan kegembiraan yang amat sangat bisa datang ke Pulau Dewata. Itulah yang detikcom rasakan saat bintang Rusia itu ikut hadir saat pengumuman drawing untuk babak utama, Minggu (12/9/2004) kemarin.Wartawan sedikit kecewa karena tidak bisa melakukan interview eksklusif ataupun mencegat petenis itu, lantaran peraturan pihak WTA Tour. Karena itu, acara pengumuman drawing itulah satu-satunya kesempatan untuk menanyai Myskina dengan pertanyaan yang tidak berhubungan dengan tenis.Myskina sendiri saat ditanya wartawan, tampak tidak keberatan menjawabnya. Iadengan senang hati menceritakan dari perasaannya yang baru pertama kali datang ke Bali dan menanggapi peristiwa bom Kedubes Australia.Menurut cewek kelahiran Moskow ini, datang ke pulau Bali adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu. Pasalnya, ia sangat penasaran dengan pulau yang terkenal dengan keindahannya itu. Apalagi teman-temannya yang pernah berkunjung ke Bali selalu memanas-manasi dia dengan cerita-cerita bahwa pulau dewata benar-benar tempat yang menyenangkan."Memang saya baru pertama kali ke Bali, saya senang sekali akhirnya bisa sampai ke sini juga. Teman-teman saya selalu menceritakan Bali kepada saya, itu membuat saya juga ingin berkunjung," tutur Myskina.Mungkin inilah alasan kuat Myskina bersikeras datang ke Indonesia meski baru saja terjadi insiden bom yang menimpa Jakarta di H.R Rasuna Said, Kuningan pada Kamis (9/9/2004) lalu."Saya terbang dari Moscow keesokan harinya, walaupun banyak orang menyarankan saya untuk tidak pergi," ujar petenis yang sudah mengoleksi juara WTA Tour sebanyak enam kali ini.Membicarakan tentang bom, bagi Myskina itu merupakan hal yang sangat-sangat buruk untuk sebuah negara. Akan tetapi itu bukanlah hal aneh karena bahaya bisa terjadi di mana saja. "Memang kejadian itu sangat buruk tetapi saya tidak terlalu heran, bahaya itu ada di mana-mana. Lagipula negara saya juga pernah alami hal yang sama," tandas Myskina."Oleh karena itu kita harus mencoba untuk membawa perdamaian. Dan melalui olah raga saya ingin memujudkannya," imbuh Myskina yang langsung disambut hangat tepuk tangan dari para wartawan.Myskina, dengan tujuan perdamaian itu, sudah barang tentu bangsa Indonesia mendukung penuh niatmu itu. Apalagi, damai adalah hal yang sangat langka dan susah dicari di negeri yang tengah dikoyak rasa keamanannya ini. (asy/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads