Sekjen PB Pelti Subronto Laras mengatakan, organisasinya akan memiliki ketua umum baru. Sebab, sesuai peraturan organisasi, Martina Wijaya yang sudah dua periode memimpin PB Pelti tidak bisa lagi mencalonkan diri.
"AD/ART mengatur setiap ketum hanya dibatasi memimpin dua periode. Kami sudah menjaring siapa saja yang bisa dicalonkan menjadi Ketum PB Pelti sejak awal tahun karena Bu Martina tidak bisa calonkan lagi hingga akhirnya ada dua calon resmi, yaitu Maman Wirjawan dan Malani Lani," terang Subronto di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Jumat siang (9/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam pemilihan nanti ada 34 suara yang diperebutkan. Detailnya, 33 suara dari pengprov dan satu lagi dari PB Pelti," terangnya.
Ketua tim sukses Maman Wirjawan, Teguh Juandi, mengatakan, Maman sudah mengantongi 22 dukungan dari 33 Pengprov. Namun, baru 13 pengprov yang memberikan dukungan resmi. Tadi siang di Hotel Atlet Century, penyokong Maman menyolidkan barisan.
"Ke-13 pengprov itu dari NTT, Kalimatan Barat, Kalimatan Selatan, Kalimantan Tengah, NTB, Papua Barat, Maluku, Sumsel, Sumut, Jawa Barat, Bali, Bangka Belitung, dan Riau. Masih ada beberapa pengprov lagi yang akan akan menyusul berikan dukungan resmi," jelasnya.
Sementara itu, Maman, yang merupakan kakak kadung Menteri Perdagangan dan Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan, menyatakan dirinya siap menjadi pemimpin baru PB Pelti. Mantan Deputi Keuangan BP Migas itu pun telah menyiapkan program-progam ke depannya.
''Siapapun berat menggantikan Bu Martina sebagai ketua Pelti. Karena dia total di semua bidang, termasuk dana. Ke depan, saya akan memperpanjang pertandingan-pertandingan di luar negeri. Karena terbukti lebih bagus. Tapi saya siap,'' kata Maman.
(ads/mfi)











































