Petrova Senang Bisa Kalahkan Henin
Jumat, 17 Sep 2004 16:02 WIB
Bali - Petenis wanita Rusia memang tengah mendominasi tahun ini. Tidak terkecuali Nadia Petrova. Inilah sekilas bincang-bincang detikcom, Kamis (16/9/2004), dengan petenis rangking 13 WTA ini di turnamen Wismilak International, Nusa Dua, Bali.Nadia bisa diceritakan bagaimana akhirnya kamu bisa mengalahkan Justine Henin-Hardenne di babak II AS Terbuka beberapa waktu lalu?Sebenarnya saya juga tidak menyangka bisa mengalahkan Justine. Namun saat itu saya berusaha untuk fokus dan konsentrasi lebih dan akhirnya bisa mengalahkan Justine. Akhirnya saya bisa menang dari dia, empat kali bertemu dengan Justine saya selalu kalah. Tentu saya sangat gembira bisa menang.Jika di Wismilak Bali ini kamu bertemu dengan Svetlana Kuznetsova, kira-kira kamu bakal menghadapinya dengan strategi apa?Tentu berat melawan Svetlana,apalagi dia baru menjadi juara AS Terbuka. Namun saya pikir bagi Svetlana juga berat. Pasalnya untuk datang ke Bali dari Amerika memerlukan perjalanan panjang. Saya punya keuntungan karena tiba duluan di Bali. Akan tetapi tetap saya akan mewaspadai permainan dan memberikan usaha terbaik.Kamu tahu kan kalau sekarang cewek-cewek Rusia tengah menguasai tenis di tahun ini? Sebenarnya di Rusia sendiri bagaimana perkembangan tenisPertumbuhan tenis sangat berkembang cepat. Semua orang Rusia sepertinya mempunyai peluang untuk berkarir di tenis, banyak yang memulainya dari masa anak-anak, di sana juga banyak pelatihan,klub ataupun akademi yang khusus mengajarkan tenis untuk junior.Kalau untuk menjadi bintang tenis terkenal, saya lihat sepertinya petenis Rusia harus belajar di luar negeri, contohnya kamu yang memilih berlatih diAmsterdam,Belanda dan sebagian lagi ke Amerika,memangnya pelatih Rusia tidak bagus?Di Rusia itu sebenarnya coach yang bagus adalah pelatih untuk anak-anak dan junior. Tetapi kami tidak punya pelatih untuk petenis profesional, makanya banyak yang memilih berlatih ke AS ataupun menyewa pelatih dari negara lain.Saya sendiri menyewa pelatih dari biaya sendiri. Kalau dulu selama tiga tahun saya disponsori, tapi sekarang dari kantong pribadi. Dan kebanyakan petenis pro meyewa pelatih dari biaya pribadi.Kalau mendengan cerita kamu, prospek petenis Rusia akan cemerlang. Menurut kamu untuk tahun depan petenis Rusia masih menguasai tenis ?Wah saya berharap begitu. Dan sepertinya tahun depan petenis Rusia masih banyak yang berada di atas karena usia kami rata-rata masih muda.Kalau boleh tanya, jika kamu bukan seorang petenis, kira-kira kamu akan menjadi apa?Wow, itu pertanyaan yang sulit. Mengingat saya dari kecil bermain tenis, jadi waktu saya sama sekali tidak memikirkan mau jadi apa. Saya mengikuti aliran saja.Kamu sendiri punya tidak idola petenis?Idola saya Steffi Graff, saya suka sekali dengan permainannya yang pintar.Oh, jadi bukan Anna Kournikova ?, karena yang saya tahu semua cewek Rusia ingin main tenis karena dia ? Kournika? oh tidak saya tidak begitu mengidolakannya. Memang dia sempat menjadi bintang, namun karirnya tidak maju-maju, ia belum mendapatkan kemenangan di turnamen bergengsi. Lagipula ia bisa mendapat uang banyak karena badan dan wajahnya yang cantik karena kini ia jadi model.Pertanyaan terakhir, karena kamu baru pertama kali ke Bali, kamu sudah pergi ke mana saja ? Apakah kamu suka bisa ke pulau ini dan akan datang lagi tahun depan? Sayang sekali saya belum sempat berpetualang. Namun saya suka sekali dengan suasananya sangat nyaman. Saya sendiri sudah lama dengar tentang Indonesia dan Bali karena ini salah satu tujuan populer dari orang Eropa.Ya tentu saya ingin ke sini tahun depan. Tapi jika saya ke Indonesia lagi mungkin ke tempat lain selain Bali karena saya sudah pernah ke sini. Maunya sih ke Pulau Komodo.Itulah obrolan sepuluh menit dengan Nadia Petrova. Perbincangan yang mencerminkan bahwa karir cemerlang di tenis haruslah diraih dengan usaha ekstra keras dan kesabaran karena mengalami kekalahan harus diterima dengan lapang dada, sebab siapa tahu kita akan bisa membalaskan kekalahan itu lagi saat kesempatan tepat datang.Data Diri: Nadia PetrovaLahir: Moscow, 8 Juni 1982Tinggi/Berat: 178 cm/65 kgAyah/Ibu: Victor Petrova/NadejdaPelatih: Glen SchaapPeringkat tertinggi: 12 (27 Oktober 2003)Lapangan favorit: Hard courtHobi: Memancing, baca novelPegangan: Kanan (two-handed backhand)Beralih ke pro: 6 September 1999Gelar WTA Tur: 0 tunggal, 4 ganda (key/)











































