Tenis Wismilak International
Kuznetsova Raih Gelar Juara
Minggu, 19 Sep 2004 17:26 WIB
Bali - Petenis Rusia Svetlana Kuznetsova berhasil merengkuh gelar Wismilak International 2004 setelah di final, Minggu (19/9/2004, menang dua set langsung atas petenis Jerman Marlene Weingartner.Seperti sudah diduga sebelumnya, Kuznetsova tak menemui kesulitan untuk menaklukkan Weingartner. Di set pertama, petenis berusia 19 tahun ini menang mudah 6-1. Kuznetsova tak memberikan peluang kepada Weingartner untuk membalas pukulannya yang sangat bertenaga itu. Petenis berperingkat 67 WTA itu hanya diberi satu poin, tepatnya di gim keenam. Di set kedua, Weingartner mencoba mengubah strategi. Ia mulai memberikan pukulan side by side yang merepotkan Kuznetsova. Petenis berperingkat 6 WTA ini pun dibuat kelimpungan karena harus mengejar bola dari satu ujung lapangan ke ujung lainnya. Dengan menerapkan strategi ini, Weingartner pun mampu mengimbangi Kuznetsova dan skor sempat imbang di angka 3-3. Namun setelah diimbangi, juara Wismilak tahun 2002 itu tampaknya sudah bisa mengantisipasi pukulan side by side Weingartner. Di gim berikutnya ia pun menerapkan strategi keluar dari baseline dan mengandalkan pukulan forehand keras yang balik membuat Weingartner tak berkutik. Sebuah pengembalian keluar Weingartner membuat Kuznetsova menutup pertandingan yang telah berjalan selama 65 menit itu dengan kemenangan 6-4. Penyerahan tropi dan hadiah uang buat juara dan runner up dilakukan sesudahnya oleh Robert Van Der Mars (Chairman Grand Hyatt) dan Willy Walla (Chairman Wismilak). Van Der Mars memberikan kalungan bunga, sedangkan Walla memberikan cek dan tropi. Sebagai juara, Kuznetsova berhak menerima cek sebesar USD 35,000, sementara runner-up Weingartner menerima USD 19,000.Dengan rambut ala kepang Bali yang baru dibuatnya tadi pagi, Kuznetsova mengungkapkan kalau ia sangat menikmati pertandingan di Bali. Tak lupa ia ingin berterima kasih kepada sponsor dan orang yang telah mendukungnya. "Terima kasih kepada semua penonton yang sudah datang, saya memang selalu ingin bertanding di Bali. Untuk Arantxa Sanchez terima kasih buat pertemanan terbaik yang kamu berikan, terima kasih juga karena mau bermain ganda bersamaku," kata juara AS Terbuka 2004 ini.Sedangkan di konferensi pers, Kuznetsova mengaku kesulitan bertanding seusai turnamen AS Terbuka. Namun di Bali, ia hanya mencoba berbuat sebaik mungkin. "Memang berat, apalagi lawan-lawan disini yang datang cukup bagus ada (Anastasia) Myskina, Nadia (Petrova), dll. Tapi saya percaya dengan permainanku, saya tahu disini saya bisa melakukan yang terbaik." "Sebenarnya saya tak tak begitu bisa mengeluarkan permainan terbaik saat melawan Marlene hari ini. Buktinya Marlene bisa menekan saya di set kedua, tapi untung saya bisa bermain bagus, untung saya bisa mematahkannya dan enjoy dengan pertandingan ini."Sementara Weingartner secara jujur memuji permainan Kuznetsova. Menurutnya, Kuznetsova memang pantas mengalahkannya. "Ini final (WTA) pertama saya. Svetlana bermain bagus, ia pantas untuk menang. Saya tak bisa komplain tentang turnamen ini karena saya sangat menikmatinya," katanya. Setelah memenangkan dua turnamen dalam jangka waktu satu bulan, Kuznetsova mengaku belum tahu apakan akan turun di turnamen berikutnya di China (WTA Tour Beijing). Namun, kalau pun turun di Beijing, ia mengisyaratkan hanya akan bermain di sektor ganda. "Saya belum tahu rencana saya selanjutnya, di single saya sudah bermain cukup banyak, namun di ganda karena ingin menghargai dan mempertimbangkan kalau Arantxa ingin ikut, mungkin saya ikut. Tapi saya akan memberi keputusan besok," kata pemegang dua gelar juara Wismilak itu. (mel/)











































