Titel Pertama Safin dalam 2 Tahun
Senin, 20 Sep 2004 04:42 WIB
Jakarta - Bekas petenis nomor satu dunia Marat Safin memerlukan waktu dua tahun untuk mengcap kembali gelar juara. Ia merasakannya lagi di turnamen Cina Tebruka di Beijing.Pada babak final yang digelar Minggu (19/9/2004) pemain Rusia itu mengalahkan rekan senegaranya Mikhail Youzhny 7-6 (4), 7-5. βSemoga kemenangan ini bukanlah yang terakhir,β kata Safin mengomentari kesuksesannya itu.Pemain berusia 24 tahun itu kini mengoleksi 12 tropi kemenangan dalam karirnya. Namun yang terakhir ia peroleh sudah sangat lama, yakni sekitar 22 bulan sejak menjuarai Paris Indoor 2002. Semenjak kerap dibekap cedera pada tahun 2003 penampilan Safin terus melorot. Musim ini ia sempat masuk final Grand Slam Australia Terbuka sebelum dikalahkan Roger Federer.Dalam rangking ATP Tour saat ini Safin berada di urutan kedelapan. Jika mampu mempertahankan posisinya itu ia berkesempatan tampil di turnamen bergengsi akhir tahun Piala Masters di Houston, AS.Dari turnamen Millenium International di Delray Beach, Florida, petenis non-unggulan Ricardo Mello meraih gelar juara untuk yang pertama kali dalam karirnya. Di final ia mengalahkan unggulan pertama Vincent Spadea 7-6 (2), 6-3.Mello, 23, yang kini menduduki peringkat 100 dunia, menundukkan tiga pemain unggulan teratas dan menjadi pemain Brasil pertama yang memenangi sebuah turnamen sejak Gustavo Kuerten juara di St. Petersburg, Rusia, bulan Oktober tahun lalu. (a2s/)











































