Sejauh ini si petenis putra nomor satu dunia itu sudah menggondol tiga gelar juara Australia Terbuka, dengan dua di antaranya ia raih selama kurun waktu dua tahun terakhir secara berturut-turut.
Kali pertama Djokovic menjadi kampiun Australia Terbuka adalah pada tahun 2008 ketika petenis Serbia itu mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga di partai final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, Nadal yang menjadi lawan Djokovic di final tahun lalu tidak akan tampil di Australia Terbuka 2013 karena serangan virus pada bagian perutnya. Tetapi itu tak lantas membuat persaingan menuju gelar jadi lebih mudah.
"Ini adalah sebuah tantangan besar. Aku suka Australia Terbuka. Lapangan itu membuatku teringat kembali pada kenangan terbaik dalam karierku," kata Djokovic di Big Pond Sport.
"Aku suka lapangannya, aku suka kondisinya, dan tentu saja aku akan menuju ke sana untuk mengejar gelar juara. Aku punya ambisi tinggi untuk diriku sendiri, tapi aku sangat sadar bahwa ini akan sangat sulit karena grand slam saat ini sangatlah kompetitif," imbuhnya.
Ketatnya persaingan berebut gelar juara sudah terlihat di grand slam tahun lalu, di mana empat petenis top putra saling "berbagi" piala; Djokovic menjuarai Australia Terbuka, Nadal jadi jawara Prancis Terbuka, Roger Federer meraih trofi Wimbledon, dan Andy Murray memenangi AS Terbuka.
"Andy Murray memenangi titel grand slam pertamanya tahun lalu sehingga kini ikut masuk ke dalam jajaran kelompok yang kini menjadi kandidat serius untuk menjuarai Australia Terbuka," analisis Djokovic.
(krs/rin)











































