Di dalam sebuah acara yang dibawakan Oprah Winfrey pada pekan ini, Armstrong akhirnya mengakui dirinya menggunakan doping dalam kariernya yang bergelimang tujuh gelar juara Tour de France--yang telah dicabut akibat kasus doping tersebut.
"Benar-benar sebuah kisah yang menyedihkan," kata Federer di Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum putusan bersalah yang diikuti pencabutan gelar dan akhirnya pengakuan dari dirinya, Armstrong bak seorang legenda hidup dalam balap sepeda berkat keberhasilannya di Tour de France.
Menurut Federer, yang kariernya juga bergelimang gelar dengan 17 titel grand slam termasuk di antaranya, apa yang dilakukan Armstrong itu berpotensi menyemai bibit keraguan publik terhadap atlet-atlet lain yang sebenarnya bersaing secara jujur.
"Ia jelas sudah melukai olahraganya dalam skala besar, kendatipun ia pada awalnya membantu olahraga itu. Tetapi kini beban yang ada, semua olahraga mungkin akan merasakannya."
"Aku adalah atlet yang masih aktif dan sampai tahap tertentu, ini bukanlah masa-masa menyenangkan untuk berada dalam olahraga."
"Aku pikir yang aku perlukan cuma melihat beberapa menit awal wawancaranya (Armstrong) dan kemudian aku tahu ke mana arahnya, dan aku tak benar-benar peduli dengan sisanya. Sejujurnya, kisah ini benar-benar menyedihkan," papar Federer.
Mantan petenis putra peringkat satu dunia itu kini sedang berusaha meraih gelar juara kelimanya di Australia Terbuka. Saat ini Federer tengah berada di babak keempat.
(/)











































