Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan meminta atlet-atlet bulutangkis Indonesia memperlancar kemampuannya berbahasa Inggris, antara lain supaya lebih percaya diri saat diwawancarai media asing.
"Tampil bagus di lapangan tentu harus untuk seorang pebulutangkis. Tapi harus didukung juga dalam berkomunikasi, berbahasa yang baik," ujar Gita saat pertemuan dengan pebulutangkis nasional, di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2013).
"Karena banyak ajang di luar negeri yang menuntut untuk berbahas Inggris. Bahasa internasional lah. Saya minta kalau bisa kalian bisa bahasa Inggris."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belajarlah bahasa Inggris. Minimal Toefl 600. Jadi kalau wawancara dengan wartawan di luar negeri bisa menjawab dan percaya diri."
Imbauan tersebut diamini oleh pemain putri spesialis ganda, Greysa Polli. Menurut dia, selain latihan atlet juga perlu pendidikan dalam bahasa.
"Buat kami selain otot juga perlu pendidikan untuk berpikir. Jadi mungkin agar balance, tidak hanya satu arah, tapi dua arah dalam berkomunikasi," tuturnya.
(ads/a2s)











































