Dua Kali Kalah di Final, Li Na Siap Berjuang Lagi Tahun Depan

Australia Terbuka

Dua Kali Kalah di Final, Li Na Siap Berjuang Lagi Tahun Depan

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Sabtu, 26 Jan 2013 20:33 WIB
Dua Kali Kalah di Final, Li Na Siap Berjuang Lagi Tahun Depan
AFP/Peter Parks
Melbourne - Dua kali gelar Australia Terbuka ada di depan mata Li Na dan dua kali pula dia harus merelakannya jatuh ke tangan orang lain. Meski demikian, Li tak menyerah dan siap berjuang lagi tahun depan.

Li pertama kali menembus final Australia Terbuka pada tahun 2011. Itulah kali pertama petenis China itu lolos ke partai puncak sebuah turnamen Grand Slam.

Tapi, di tahun tersebut Li cuma jadi runner-up. Dia ditundukkan oleh petenis Belgia, Kim Clijsters, lewat duel tiga set yang berakhir 6-3, 3-6, 3-6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua tahun berselang, Li kembali mencapai babak final. Setelah menumbangkan Maria Sharapova di semifinal, dia berkesempatan menantang petenis nomor satu dunia sekaligus juara bertahan Victoria Azarenka.

Namun, lagi-lagi Li dijauhi dewi fortuna. Meski sudah berjuang mati-matian sepanjang tiga set, bahkan sempat cedera engkel dua kali di tengah pertandingan, petenis berusia 30 tahun itu tetap tak bisa membendung Azarenka. Dia kalah 6-4, 4-6, 3-6.

"Saya harus memberi selamat kepada Victoria, sebuah hasil fantastis dalam waktu dua tahun," ungkap Li seusai laga, seperti dikutip Reuters.

"Terima kasih kepada tim saya. Dua pekan yang lalu, saya benar-benar harus mengatakan bahwa saya membenci tim saya karena mereka terus mendorong saya," lanjutnya.

"Tapi, saya pikir itu tidak buruk. Jadi, saya harus diam dan lanjut terus," kata juara Prancis Terbuka 2011 ini.

Meski usianya sudah tidak muda lagi, Li tetap menyimpan harapan untuk bisa juara di Australia Terbuka suatu saat nanti. Dia bertekad untuk mencoba lagi peruntungannya tahun depan.

"Saya tahu saya tidak muda lagi. Saya masih harus mengatakan bahwa saya menantikan tahun depan," ujarnya.

(mfi/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads