Harian Detik melaporkan pada gelaran latihan terbuka di Sport Arena Sentosa, Minggu (19/5/2013), Fran Kurniawan Teng mendapatkan latihan reaksi cepat membaca serangan lawan yang diarahkan oleh pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky.
Sebelumnya, Tontowi juga melakukan latihan yang serupa. Keduanya, diberi waktu sekitar sepuluh menit untuk terus memukul bola. Sesekali Richard menyelipkan serangan tanpa bola. Fran dan Tontowi pun diminta untuk tetap fokus, seakan-akan memang ada bola yang mendekati mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini penting, sambung dia, karena tipe seperti Tontowi dan Fran itu adalah menyerang. Jadi latihan ini juga untuk menjaga reaksi dan kecepatan mereka dalam memainkan bola.
Berbeda dengan pasangan Owi--panggilan akrab Tontowi--Liliyana Natsir, justru tidak diberi latihan khusus. Richard mengatakan, Liliyana sudah cukup matang dan berpengalaman.
Namun, Richard juga tak ingin lengah kepada Liliyana. Ia mengaku tetap memperhatikan kondisi Butet-panggilan akrab Liliyana. " Untuk saat ini saya hanya fokus kepada kondisi badan dia. Karena itu yang paling penting saat ini," ujarnya.
Di Piala Sudirman 2013, Indonesia akan membuka kiprahnya dengan melawan India pada Minggu (19/5) sebelum berhadapan dengan China sehari kemudian.
"Kita sudah mendapatkan pemain yang terbaik dan lebih siap. Sementara kalau untuk strategi dan taktik, nanti saat hari H-nya," kata dia.
(mcy/rin)











































