China kembali menyamakan angka menjadi 2-2. Lindaweni Fanetri yang turun di partai ketiga gagal membendung tunggal putri nomor satu dunia, Li Xuerui.
Dalam pertandingan di Putra Stadium, Kamis (23/5/2013) siang WIB, Lindaweni kalah dua gim langsung 16-21, 13-21 dalam tempo 42 menit.
Lindaweni langsung tertinggal 0-3 setelah dua kali pengembaliannya tak sempurna dan sekali pukulannya melebar. Dia sempat mendekat 4-6 usai pukulan Li keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Li berhasil merebut dua poin beruntun. Tunggal putri China itu kemudian memasuki interval dengan keunggulan 11-9.
Li kemudian merebut empat poin beruntun. Beberapa kali pukulan Li yang mulai bermain cepat gagal dikembalikan dengan baik oleh Lindaweni. Li unggul 15-9.
Lindaweni mendekat dengan merebut tiga angka. Beberapa kali pengembalian Li keluar
Lindaweni dan Li terlibat dalam sebuah reli panjang. Li kemudian melakukan smes yang cukup keras dan tak bisa dikembalikan dengan sempurna oleh Lindaweni. Li unggul 19-16.
Li kemudian merebut dua angka berturut-turut setelah bol pukulannya yang bergulir di net masuk ke bidang permainan Lindaweni dan smes kerasnya gagal diantisipasi. Gim ini menjadi milik Li dengan skor 21-16.
Di gim kedua, kedua pemain saling bergantian memetik poin hingga kedudukan 2-2. Tapi Lindaweni kemudian melakukan beberapa kesalahan yang membuat Li unggul 6-2.
Kedua pemain tak terlalu sering terlibat reli panjang. Namun beberapa kali penempatan bola Li menyulitkan Lindaweni hingga dia tak bisa mengembalikan bola dengan baik. Li kemudian memasuki interval dengan keunggulan 11-7.
Lindaweni masih beberapa kali melakukan kesalahan yang memberi keuntungan untuk Li. Sempat saling bergantian meraih poin, Li kemudian merebut dua angka beruntun untuk unggul 15-9.
Sebuah netting menyilang dari Li membuatnya unggul 16-10. Li terus mempertahankan penampilan baiknya hingga akhirnya menang 21-13.
(nds/roz)
