Lewat pertarungan sengit hingga lima gim, tim Piala Sudirman Indonesia kalah 2-3 di tangan China. Meski gagal ke semifinal, perjuangan yang ditunjukkan beberapa pebulutangkis muda memberikan harapan positif.
Menjalani laga perempatfinal dengan China, Indonesia lebih dulu unggul saat pasangan Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir meraih kemenangan di nomor pertama. China kemudian bisa menyamakan kedudukan di nomor tunggal putra, namun tim 'Merah Putih' bisa kembali berada di depan menyusul kemenangan yang didapat duo Rian Agung Saputro/Angga Pratama.
Setelah China kembali menyamakan skor menjadi 2-2 melalui tunggal putrinya, pertandingan akhirnya ditentukan di nomor terakhir yakni ganda putri. Sayangnya Lilyana Natsir/Nitya Krishinda tetap tak mampu menghentikan keperkasaan lawannya karena mereka dipaksa menyerah dua set langsung. Indonesia pun terdepak dari Piala Sudirman 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memang berisikan pemain muda. Artinya dengan pemain muda, kami bisa menunjukkan bahwa kami mampu tampil terbaik. Kami sudah kembali ke taraf kebangkitan," terang Rexy usai pertandingan.
Meski menelan kekalahan, tidak tampak raut wajah kesedihan di antara para pemain dan pengurus. Mereka bahkan terlihat tersenyum sambil berkumpul dan sesekali menyerukan semangat.
"Sekarang intinya bagaimana kami bisa membina pemain muda sekarang untuk menjadi lebih baik. Bagaimana semua bisa lihat dengan pemain muda, kami bisa mengatasi tekanan lawan. Tidak hanya pengalaman saja. Semua pemain punya kualitas yang patut diperhitungkan," tukas Rexy.
(ads/din)











































