Peraih emas di nomor ganda putra Olimpiade Beijing 2008 itu memang menyadari jika dirinya tak bisa terus-terusan menjadi atlet bulutangkis. Dia sudah memikirkan bagaimana menciptakan sumber mata pencaharian yang baru, khususnya saat dia tak mampu lagi mengayunkan raket di lapangan.
Untuk itu, Hendra sudah mengambil ancang-ancang untuk membuka bisnis. Namun, pria kelahiran Pemalang, 25 Agustus 1984 itu belum membeberkan bidang bisnis apa yang akan dia geluti nantinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mau buat bisnis apa belum ditentukan. Tapi pengen banget nyoba, soalnya pengin punya anak buah," ujarnya.
Dengan sistem sponsorship yang sudah berubah, Hendra tentu tak akan kesulitan untuk memulai bisnis baru. Seperti diketahui, atlet tidak lagi dikontrak secara kolektif, melainkan secara individu. Dengan demikian, mereka bisa mengambil kesempatan ini untuk meraup penghasilan yang lebih besar--dengan catatan asal berprestasi.
Namun jika urung menjadi pebisnis, Hendra sudah punya rencana lain. Pemain yang dulu berpasangan dengan Markis Kido itu juga ingin menjadi pelatih bulutangkis.
"Ya, makanya uangnya masih ditabung saja, karena kan belum pasti juga. Soalnya, aku kadang-kadang juga pengin jadi pelatih bulutangkis. Makanya belum tahu nih mau pilih yang mana," kata dia seraya tertawa.
(mcy/nds)











































