Hal tersebut bisa dirasakan langsung oleh penonton yang datang ke Istora Senayan Jakarta. Ada beberapa penampilan berbeda ketika memasuki pintu utama Istora yakni bola dunia yang cukup besar. Bola dunia tersebut dipajang di depan pintu sebelum masuk Istora Senayan. Bertuliskan Nations Pride Arena, bola dunia tersebut memamerkan peta Indonesia.
Selain itu, seperti gelaran sebelumnya selalu ada papan besar tempat para penonton membubuhkan tanda tangannya sebagai bentuk dukungan kepada atlet-atlet yang sedang berjuang. Tak ketinggalan, para penonton pun dapat berfoto bersama dengan mantan-mantan atlet melalui gambar tokoh-tokoh tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Djarum Indonesia Open Super Series 2013 dibuka, penonton selalu terlihat antusias mendatangi Istora Senayan. Selain ingin menonton langsung, mereka selalu menyempatkan diri untuk berfoto-foto.
"Saya sih kepengin nonton Tontowi dan Lilyana. Karena tidak bisa pulang terlalu malam. Jadi setelah pertandingan Owi Butet, saya harus pulang. Tapi saya tidak mau kehilangan moment untuk foto-foto dulu," ungkap penonton lain bernama Roni yang datang dari Ciputat.
Selayaknya event olahraga internasional lain, kios-kios penjual suvenir resmi pun bisa ditemui. Di sini beragam pernak-pernik bulutangkis, sampai peralatan olahraga bisa didapatkan.
Kemeriahan lain adalah digelarnya semacam permainan memberi dukungan pada wakil-wakil Indonesia. Sebuah outlet games bertajuk 'Teriakkan Dukunganmu Disini' sudah disiapkan. Penonton yang tertarik bisa meneriakkan nama Indonesia dengan suara sekeras-kerasnya, yang paling kuat nantinya bisa membawa pulang hadiah yang sudah disiapkan.
(ads/din)











































