Kiprah Serena di Wimbledon tahun ini cuma sampai babak 16 besar. Sang juara bertahan ditumbangkan Lisicki lewat duel tiga set dengan skor 2-6, 6-1, 4-6 dalam waktu 2 jam 4 menit.
Hasil ini membuat Serena gagal memperpanjang catatan tak terkalahkannya. Sebelumnya, dia begitu perkasa dalam 34 pertandingan terakhir dan selalu menang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah mengatakan ini, saya tak tahu apakah Anda sudah mendengarnya, tapi dia adalah seorang pemain lapangan rumput yang hebat," puji Serena yang dikutip Reuters.
"Anda tahu, ayolah. Dia sangat bagus. Dia bukan lawan yang mudah dikalahkan. Dia pemain bagus," tambahnya.
Di antara empat Grand Slam yang ada, Wimbledon memang menjadi tempat di mana Lisicki bisa melaju paling jauh. Petenis Jerman berusia 23 tahun ini pernah mencapai babak semifinal pada tahun 2011.
"Ini bukan kejutan. Peringkatnya tak punya pengaruh pada seperti apa dia seharusnya," tutur Serena.
"Dia harusnya berperingkat lebih tinggi. Khususnya di lapangan rumput, dia memiliki permainan yang super," katanya.
Lisicki sendiri tak bisa menutupi kebahagiaannya setelah mengalahkan Serena. Dia juga senang karena mendapatkan dukungan dari penonton.
"Serena bermain fantastis, dia adalah lawan yang tangguh," ucapnya.
"Rasanya luar biasa bisa memenangi pertandingan. Ini adalah tempat yang spesial untuk saya dan penonton di sini sangat brilian," kata Lisicki, yang akan berhadapan dengan Kaia Kanepi di perempatfinal.
(mfi/rin)











































