Dalam daftar atlet putri terkaya yang dirilis Majalah Forbes, Sharapova diyakini meraup pendapatan sebesar US$ 29 juta (sekitar Rp 297,4 miliar) dalam kurun setahun terakhir. Sebagian besar pendapatan tersebut datang dari kontraknya dengan berbagai sponsor (US$ 23 juta) sementara sisanya US$ 6 juta merupakan hasil prestasi di atas lapangan.
Sebagian besar pendapatan dari kontrak sponsor datang dari Nike dan Head (produsen raket tenis). Petenis nomor satu dunia itu juga sudah meluncurkan merek dagang permennya sendiri yang dinamai Sugarpova.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petenis lain yang berada dalam daftar 10 besar adalah Caroline Wozniacki (US$ 13,6 juta), Agnieszka Radwanska (US$ 7,4 juta) dan Ana Ivanovic (US$ 7 juta).
Tiga atlet putri yang bukan dari cabang tenis di daftar 10 besar adalah pebalap Nascar asal Amerika Serikat, Danica Patrick (US$ 15 juta), atlet seluncur es indah dari Korea Selatan, Kim Yuna (US$14 juta) dan pegolf Amerika Serikat, Paula Creamer (US$ 5,5 juta).
Dikutip dari Skysports, jumlah pendapatan Sharapova bahkan melebihi apa yang diraih Novak Djokovic (US$ 26,9 juta) dan Rafael Nadal (US$ 26,4 juta).
Dari daftar atlet dengan pendapatan terbesar secara keseluruhan, Tiger Woods berada di posisi teratas dengan jumlah pemasukan US$ 78,1 juta. Berada di posisi kedua adalah Roger Federer (US$ 71,5 juta) dan diikuti Kobe Bryant (US$ 61,9 juta).
(din/din)











































