Di atas kertas Serena lebih dominan dibandingkan Schiavone. Dari tujuh pertemuan Schiavone hanya bisa merebut dua kemenangan. Itupun dengan satu pertandingan berakhir dengan mundurnya Serena lantaran cedera.
Malah, pertemuan keduanya di hard court selalu dimenangkan Serena. Pertemuan terakhir di hard court terjadi di babak kedua Toronto Open tahun ini. Petenis kelahiran Michigan 31 tahun lampau itu juga unggul pada pertemuan di babak ketiga AS Terbuka 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika langkah Serena mulus sampai babak keempat, kemungkinan besar dia bakal bersua dengan kompatriotnya Sloane Stephens. Kendati satu negara, pertarungan keduanya selalu sengit. Serena kandas di tangan Stephens saat bersua di Australia Terbuka 2013, meski sebelumnya menang pada Brisbane Terbuka di tahun yang sama.
Jika final ideal terjadi Serena bakal bertarung kembali dengan petenis Belarusia Victoria Azarenka. Pada pertemuan terakhir, di Cincinnati, Serena kandas di tangan Azarenka pada partai final.
βSaya menjalani setiap pertandingan dengan serius. Saya tak melihat hasil undian terlalu jauh. Saya fokus ke satu masing-masing pertandingan,β kata Serena kepada Sky Sport.
"Setiap pertandingan selalu saya anggap tidak mudah buat saya. Saya fokus pada satu persatu pertandingan," lanjut dia.
(fem/din)











































