Smes Owi Kecil Dipancing Uang Rp 5.000 di Net

Smes Owi Kecil Dipancing Uang Rp 5.000 di Net

- Sport
Selasa, 27 Agu 2013 23:34 WIB
Smes Owi Kecil Dipancing Uang Rp 5.000 di Net
AFP
Purwokerto - Berpredikat juara dunia dan juga kampiun All England, Tontowi Ahmad ternyata tak punya minat pada bulutangkis saat masih kecil. Untuk memancing rajin berlatih, orangtuanya sampai menempelkan uang Rp 5.000 di net.

Dengan banyak gelar bergengsi sudah dipunya saat ini, Tontowi Ahmad sangat malas jika diajak berlatih bulutangkis oleh ayahnya, Muhammad Husni Muzaitun. Owi, sapaan akrab Tontowi, selalu sulit jika diajak ke PB Ragil yang adalah kepunyaan ayahnya sendiri.

Karena kecintaannya pada bulutangkis, Husni sejak awal memang berniat membuat dua anaknya menjadi pemain olahraga tepok bulu itu. Kakak Owi, Yahya Hasan lebih dulu dikenalkan kepada bulutangkis. Husni mengenalkan Owi kepada bulutangkis saat berusia 8 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kakaknya yang rajin. Dulu Owi enggak senang main bulutangkis. Tapi saya sabar saja," cerita Husni.

Tapi Husni tak kehabisan akal. Demi memancing anaknya rajin berlatih dia rela mengeluarkan 'dana lebih'. Dia menempelkan uang pecahan Rp 5.000 di net, strategi yang terbukti berhasil karena anaknya itu kemudian rajin berkunjung ke lapangan.

"Kalau Owi malas latihan saya pancing saja dengan uang. Saya tempelkan uang Rp 5 ribu di net," kata Husni.

"Barulah setelah umur 11 atau 12 tahun dia mulai senang. Waktu itu Owi mulai jadi juara-juara Porseni. Saat ikut tarkam, Owi juga mulai dikenal di Banyumas. Owi tak terkalahkan di tiga kecamatan: Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak. Sebagai pemain tunggal saat itu," kata dia.

Seiring berjalannya waktu, kemampuan Owi kian berkembang. Banyak klub yang ingin merekrutnya gabung. Husni tak keberatan saat klub Serang, Argo Pantes, menginginkan putra bungsunya.

Husni pun asyik saja saat Argo pantes melepas Owi setahun kemudian dan memberikan kepada Pusdiklat Semen Gresik. Prestasi Owi kian berkibar. PB Djarum Kudus kemudian meliriknya.

"Saya bersyukur Owi bisa mendapatkan prestasi seperti sekarang. Tapi Owi masih punya banyak turnamen yang belum juara. Olimpiade belum, Asian games juga belum," kata Husni.

(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads