Mengaku Buat Kesalahan, Djokovic Juga Sanjung Permainan Nadal

Mengaku Buat Kesalahan, Djokovic Juga Sanjung Permainan Nadal

Femi Diah - Sport
Selasa, 10 Sep 2013 11:18 WIB
Mengaku Buat Kesalahan, Djokovic Juga Sanjung Permainan Nadal
Getty Images
New York - Novak Djokovic menelan kekalahan di final Grand Slam Amerika Serikat Terbuka. Tunduk di tangan Rafael Nadal, petenis asal Serbia itu tak menyangkal kalau dia membuat beberapa kesalahan.

Djokovic tunduk dengan 2-6, 6-3, 4-6, dan 1-6 saat berduel dengan Nadal di Arthur Ashe Stadium, Selasa (10/9/2013) pagi WIB. Ditempatkan sebagai unggulan pertama, Djokovic menyerah setelah bertarung selama tiga jam dan 21 menit.

"Sangat mengecewakan kehilangan set ketiga, meski saya sudah merasa tampil bagus di awal pertandingan. Tapi semua memang salah saya. Saya membuat beberapa kesalahan pada momen-momen krusial," kata Djokovic seperti dikutip dari situs resmi turnamen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebaliknya dia (Nadal) bermain lebih baik dan lebih baik lagi kemudian. Saya malah tidak bisa memperbaiki penampilan setelah kehilangan set kedua itu," lanjut petenis yang akrab disapa Nole itu.

Hasil laga dengan Nadal memperpanjang catatan mengecewakan Djokovic di final AS Terbuka karena dia sebelumnya sudah tiga kali tunduk di laga puncak yakni pada 2007, 2010, dan 2012. Peraih medali perunggu Olimpiade 2008 Beijing itu baru sekali mencicipi gelar juara AS Terbuka yakni di tahun 2011, di mana di final dia mengalahkan Nadal.

"Tentu saja hasil itu mengecewakan. Itu final AS Terbuka dan final Grand Slam yang penting buat saya. Kemarin saya puas bisa melaju ke final dan merasa harus menang pada pertandingan itu. Tapi ternyata dia bisa tampil lebih baik makanya Nadal memang layak untuk menang. Selamat buat Nadal."

Nole pun tak segan memuji Nadal yang tampil dominan di akhir set ketiga setelah kedudukan imbang 4-4.

"Setelah kedudukan imbang 4-4 dan 40-40, Nadal bermain sangat bagus. Dia tak membuat kesalahan satupun. Dia servis dan menempatkan diri dengan pas. Seperti yang saya bilang, dia melakukan segalanya dengan tepat."

"Dengan 13 gelar juara Grand Slam di usia 27 tahun itu sangat mengagumkan. Apapun yang dia dapatkan sampai saat ini harus diapresiasi, tak perlu dipertanyakan. Dia salah satu petenis terbaik di muka bumi dengan segala pencapaiannya. Dia masih memiliki waktu yang panjang untuk bermain tenis," tuntas pemilik enam gelar Grand Slam itu.

(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads