Para pebulutangkis tunggal putra Indonesia langsung rontok di turnamen Jepang Terbuka Super Series yang baru memasuki babak pertama.
Dalam turnamen berhadiah total 200 ribu dolar AS yang digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium itu, tiga pebulutangkis tunggal putra 'Merah Putih' harus angkat koper di babak pertama.
Sony Dwi Kuncoro kalah lebih dulu di tangan pemain India Anand Pawar 17-21, 21-7 dan 21-8. Kekalahan itu sekaligus mematahkan dominasi Sony atas Pawar. Pada tiga pertemuan sebelumnya Sony tak pernah kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dionysius Hayom Rumbaka gagal menjadi penyelamat. Dia kalah di tangan pemain Jerman Marc Zwiebler meski mampu mencuri kemenangan ia tetap kalah, 21-16, 11-21, 21-12.
"Hasil di Jepang Terbuka ini harus segera dievaluasi. Saya harus mengevaluasi program latihan yang disiapkan pelatih kepala tunggal Joko Supriyanto," kata Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan prestasi PP PBSI Rexy Mainaky di situs PBSI.
"Melihat hasil yang diberikan Sony pada beberapa turnamen terakhir menunjukkan perkembangannya mulai berat. Dia selalu kalah di babak pertama."
"Hayom masih terkendala fisik. Seharusnya pelatih memahami kondisi itu. Tommy memang seharusnya lebih baik karena dia menjadi ujung tombak sekarang," tuturnya.
(fem/krs)











































