Dionysius Hayom Rumbaka memang memulai langkahnya di Indonesia Open Grand Prix 2013 dengan baik. Kendati demikian, dia mengaku tegang karena bermain di depan pendukung dan keluarganya.
Bertanding di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu (25/9/2013), Hayom cuma butuh waktu 24 menit untuk menghentikan perlawanan pebulutangkis Meksiko, Andres Lopez, 21-6, 21-10.
Meski menang mudah, Hayom mengaku sempat dihinggapi ketegangan. Soalnya, dia menjadi wakil tuan rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara keseluruhan, karena baru pertama kali main jadi tegang. Apalagi main di kandang sendiri," sahut Hayom usai pertandingan.
"Keluarga dan tetangga saya juga datang. Ditonton langsung seperti ini bisa jadi beban dan juga semangat. Beban karena pengen tampil oke dan menang. Tapi mereka juga jadi tambahan semangat."
Di turnamen kali ini Hayom menempati posisi sebagai unggulan ketiga. Dia berada di bawah Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro yang masing-masing menjadi unggulan pertama dan kedua.
"Ditempatkan sebagai unggulan ketiga jadi tantangan, tidak ada masalah. Untuk rival terberat masih belum tahu karena masih babak awal. Dijalani satu per satu dulu saja," ujarnya.
Kemenangan ini mengantar Hayom melangkah ke babak kedua. Di babak selanjutnya, Hayom akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Ihsan Maulana Mustofa melawan Hermansyah.
(nds/a2s)











































