Hayom yang lahir di Kulon Progo, 24 tahun lalu, memang besar di Yogyakarta. Saat masih kecil, dia bergabung dengan klub bulutangkis Pancing Sembada di Sleman.
Tahun 2005, Hayom kemudian 'hijrah' ke Kudus, Jawa Tengah, dan bergabung dengan salah satu klub bulutangkis terbesar di Indonesia, PB Djarum. Dia kemudian masuk pelatnas PBSI di tahun 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak saya kecil, tidak ada klub bulutangkis yang besar di Yogyakarta seperti di Jawa Tengah yang punya PB Djarum atau Jaya Raya di Jakarta," sahut Hayom.
"Kalau mau maju terpaksa 'keluar' dari Yogyakarta," imbuh pemain peringkat 19 dunia itu.
Melihat fakta itu, Hayom pun berkeinginan untuk mendirikan klub bulutangkis di Yogyakarta, kendati untuk saat ini dia masih fokus pada kariernya.
"Keinginan itu ada, tapi untuk saat ini masih fokus ke prestasi diri sendiri dulu. Selain itu, saya juga berharap ada perhatian dari pengurus propinsi untuk soal ini," katanya menambahkan.
(nds/mrp)











































