Indonesia gagal meraih gelar di nomor perseorangan BWF World Junior Championships 2013. Chef de Mission Tim Indonesia, Nusron Wahid, mengaku kalau di level junior pebulutangkis Indonesia juga sudah ketinggalan.
Pada nomor perseorangan, hasil terbaik yang diraih wakil-wakil Indonesia hanya medali perak. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin merebutnya setelah pada laga final kalah atas ganda campuran asal China, Kaixiang Huang/Qingchen Chen.
Hasil lain yang didapat Indonesia adalah medali perunggu dari Ihsan Maulana Mustofa. Sementara di nomor beregu, pasukan Merah Putih meraih medali perak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil ini menjadi catatan buat tim junior Indonesia. Bahwa kita harus lebih fokus pada pembinaan pemain junior. PBSI dan klub-klub juga harus giat membina pemain muda karena mereka adalah proyeksi bulutangkis Indonesia di masa yang akan datang," ujar Nusron dalam rilis yang diterima detikSport.
"Kalau kita bandingkan dengan pemain-pemain junior dari negara lain, Indonesia bisa dikatakan ketinggalan. Mereka sudah berani diadu di level senior dan diberikan lebih banyak kesempatan. Namun satu yang saya lihat dari pemain-pemain junior ini adalah semangat dan fighting spirit yang luar biasa," jelas Nusron mengevaluasi performa tim junior Indonesia.
Nusron yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum II PP PBSI ini juga mengatakan bahwa meskipun belum bisa menyamai prestasi yang diraih tahun lalu, ada beberapa nomor yang sudah mengalami kemajuan.
"Hasil ini memang tidak lebih baik dari tahun lalu, dimana saat itu kita mengirimkan dua wakil ke final dan meraih satu gelar. Namun tim junior sudah berusaha maksimal. Di perseorangan tunggal putra pun ada kemajuan, tahun lalu cuma sampai perempat final, sekarang semifinal. Di beregu kita juga bisa ke final," tambahnya
(din/rin)











































