Kevin/Arya Penerus Dominasi Ganda Putra 'Merah Putih'

Kevin/Arya Penerus Dominasi Ganda Putra 'Merah Putih'

Femi Diah - Sport
Rabu, 06 Nov 2013 11:56 WIB
Kevin/Arya Penerus Dominasi Ganda Putra Merah Putih
Kevin Sanjaya, Arya Maulana (dok. PBSI)
Jakarta -

Kevin Sanjaya Sukamulyo/Arya Maulana Aldiartama sangat paham tiket tinggal di pelatnas bisa lepas kapan saja jika lengah. Kerja keras dan satu motivasi khusus diusung keduanya untuk tetap tinggal di kawah candradimuka bulutangkis itu.

Kevin gembira tiada tara. Kabar menyenangkan itu akhirnya diterima pemain ganda dari PB Djarum Kudus itu Desember tahun lalu.

Sepucuk surat yang ada di genggaman memastikan langkah dia ke tempat penggemblengan para pemain top tanah air. Pemain kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur 2 Agustus 1995 tersebut mendapatkan panggilan ke Pusat Bulutangkis Indonesia di Cipayung, Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ada satu alasan yang membuatnya berat meninggalkan klub. Kevin harus berjauh-jauhan dari pelatih favorit dia, Sigit Budiarto.

Kevin tetap berpikir positif. Oh, pelatnas juga mempunyai pelatih yang berpengalaman di level internasional. Kevin pun selalu antusias melahap porsi latihan yang disodorkan jajaran pelatih.

Eh, belum surut kegembiraan itu dia kembali mendapatkan kejutan. Dua pekan silam, ada seorang istimewa yang muncul di pelatnas. PP PBSI mendaulat Sigit Budiarto untuk menjadi pelatih timnas ke kejuaraan dunia junior akhir bulan ini.

Kebetulan Kevin masuk nominasi pemain ke kejuaraan dunia itu. "Rasanya tak percaya setiap hari bisa bertemu pemain idola. Saya sama sekali tidak menyangka," kata Kevin.

Kegembiraan itu juga dirasakan pasangan Kevin, Arya Maulana Aldiartama. "Saya malah baru tahu juga kalau Kevin mengindolakan Mas Sigit. Sama seperti Kevin, saya tak menyangka Mas Sigit ngelatih buat persiapan kejuaraan dunia ini," kata pemain yang akrab disapa Uul itu.

Rupanya aksi atraktif Sigit di lapangan yang membuat Kevin dan Uul kepincut. Memukul bola dengan tricky, melewatkan raket ke punggung atau ke di antara kedua kaki menjadi salah satu trik yang juga ingin ditiru.

Kevin dan Uul ingin bulutangkis menjadi olahraga yang juga menghibur. "Kalau pemain Korea Selatan seperti Lee Yong Dae sudah ganteng, tidak perlu beraksi lagi," kata Kevin.

"Kami juga tak akan kebanyakan aksi untuk pertandingan krusial, tapi untuk tampil menghibur saat pertandingan ekshibisi 'kan harus bisa," kata dia.

"Soalnya saya ingin ikut serta membuat demam bulutangkis di masyarakat. Kalau terlalu serius mainnya kan kurang seru juga, kadang-kadang perlu lah menampilkan hiburan," kata dia.

Kevin pun membuka pengalaman saat berkenalan dengan bulutangkis. Papa dia, Sugiarto, menyodorkan raket dan mengajaknya ke lapangan basket yang ada di belakang rumah.

"Saya sampai antre untuk latihan. Waktu itu bulutangkis sangat digemari karena mempunyai pemain-pemain yang berprestasi dan punya gaya. Saya juga ingin seperti itu, prestasi iya, gaya juga ada," kata Kevin.





=====
* Ayo dukung gerakan #AngkatRaketmu . Website: angkatraketmu.com Twitter: @AngkatRaketmu




(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads