Sharapova tak punya pelatih resmi sejak berpisah dari Jimmy Connors Agustus lalu. Connors hanya mendampingi mantan ratu tenis dunia itu selama satu bulan. Pada periode tanpa pelatih itu, Sharapova hanya turun pada satu turnamen, di Cincinnati.
Dia lebih sibuk mengurusi cedera bahu kanan sampai harus absen dari Amerika Serikat Terbuka dan WTA Championship di Istanbul. Sebelum dibesut Connors, Sharapova didampingi Thomas Hogstedt. Namun kemudian kerja sama itu usai setelah Sharapova kandas di babak kedua Wimbledon tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan bekerja sama sejak kembali ke lapangan dna setelah melihat dia bekerja dengan para kompetitor," sambung petenis peringkat empat dunia itu.
"Ada masa-masa transisi dan saya sangat menikmati kerja keras yang kami lakukan sejauh ini. Kami menyiapkan diri untuk tahun depan."
Groeneveld mempunyai jejak rekam yang cukup apik. Dia pernah menjadi mentor Monica Seles, Mary Pierce dan Ana Ivanovic. Dia juga pernah didapuk sebagai konsultan dan pelatih pada Adidas Player Development.
Pelatih asal Belanda itu juga menjdi konsultan Caroline Wozniacky saat pemain Denmark itu menjadi pemain nomor satu dunia.
Sharapova berharap bisa merasakan kompetisi pembuka 2014, yaki di Brisbane Internasional.
(fem/a2s)











































