Bellaetrix yang turun di nomor tunggal putri lebih dulu lolos ke final. Dia menyingkirkan unggulan pertama, Nitchaon Jindapon (Thailand), 21-17, 20-22, 22-20, Jumat (13/12/2013).
Tak lama kemudian, giliran Hayom yang melangkah ke final. Pebulutangkis berusia 25 tahun itu menekuk Nguyen Tien Minh, unggulan pertama dari Vietnam, 13-21, 21-12, 22-20.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semangat saya kian terpacu saat mengetahui Bella berhasil masuk final. Sekarang sudah sama-sama masuk final, semoga kami bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia," ujar Hayom dalam rilis PBSI yang diterima detikSport.
Di babak final yang akan dimainkan Sabtu (14/12/2013) ini, Hayom dan Bellaetrix sama-sama akan menghadapi unggulan kedua asal Thailand. Hayom akan berhadapan dengan Tanongsak Saensomboonsuk, sementara Bellaetrix ditunggu Busanan Ongbumrungpan.
"Busanan lebih agresif ketimbang Nitchaon. Busanan juga lebih banyak menyerang dan punya variasi pukulan yang beragam. Penempatan bolanya juga suka mengecoh, hal ini yang mesti saya waspadai," kata Bellaetrix.
"Tentunya semua pemain ingin menang dalam setiap pertandingan. Apalagi jika ingat keluarga yang menonton di rumah, kalau kalah takut mengecewakan keluarga," imbuh Hayom.
(nds/nds)











































