Pada tahun 2013 Indonesia menuai satu gelar juara All England, dua predikat Juara Dunia, dan satu titel Final Masters Super Series. Dengan patokan harus lebih baik, maka kini PBSI membidik dua gelar juara di All England, tiga dari Kejuaraan Dunia di Denmark, dan dua dari Final Masters Super Series.
Selain tiga ajang perorangan itu, PBSI juga mematok target agar tim putra bisa menjadi juara Piala Thomas dan semifinal bagi tim Uber. Sebelumnya, pada 2012, tim Thomas mencatatkan sejarah terburuk dengan tersingkir di perempatfinal oleh Jepang. Tim Uber juga gagal ke semifinal di ajang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Empat turnamen itu menjadi milestone PBSI tahun depan. Maka, terutama sektor ganda putra dan ganda campuran harus bisa kembali menjadi juara. Untuk tiga nomor lain, bukan tidak mungkin untuk mengikuti."
"Tommy (Sugiarto) sudah mulai menunjukkan perkembangan bagus Dia bisa masuk final masters super series akhir tahun ini, seharusnya bisa meningkatkan prestasinya lagi. Begitu pula dengan Bellaetrix (Manuputty) meski baru bisa jadi juara SEA Games tapi penampilan oke. Dia bisa lebih baik lagi tahun depan," beber Rexy.
Para pemain pelatnas potensi dipatok tak hanya untuk membawa pulang gelar juara. Namun, mereka bertanggung jawab menunjukkan kualitas pribadi untuk menyodok pelatnas prestasi.
"Kami harus bisa membuat para pemain pelatnas potensi untuk mempunyai ranking dunia, mendapatkan gelar juara dari Asian Junior, World Junior Championship dan Youth Olympic. Para pemain juga bisa segera promosi ke pelatnas prestasi," tegas Rexy.
Dengan patokan target itu, PBSI bisa saja segera mempromosikan para pemain potensi ke level prestasi. "Namun, para pemain pelatnas prestasi tak bisa turun ke potensi. Kalau memang tak sanggup mengikuti program dan target mereka akan out dari pelatnas," tuturnya.
Milestone PBSI untuk pelatnas prestasi 2014:
1. All England di Birmingham
2. Kejuaraan Dunia di India
3. Final Masters Super Series
4. Piala Thomas dan Uber
Milestone PBSI untuk pelatnas potensi 2014:
1. pemain potensi mempunyai ranking dunia
2. Asian Junior
3. Kejuaraan Dunia Junior
4. Youth Olympic
5. Para pemain potensi promosi ke pelatnas prestasi
(fem/krs)











































