Aprilia gagal mendapakan kemenangan dari tunggal putri terbaik Jepang, Sayaka Takahashi 12-21, 11-21 di Seoul National University Gymnasium, Rabu (8/1/2014) pagi.
Kekalahan itu memperpanjang dominasi Sayaka atas Aprilia. Kekalahan pertama didapatkan saat pemain asal Pusdiklat Semen Gresik tersebut berjumpa Sayaka di ajang Thailand Open Grand Prix Gold 2011 di Bangkok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayaka juga sepertinya sudah mengetahui permainan saya. Dia sudah menunggu bola-bola saya dan mengembalikan dengan baik," jelas Aprilia soal keunggulan lawannya.
Aprilia berjanji untuk memperbaki penampilan pada superseries kedua yang sekaligus Premier pertama tahun ini, Malaysia Terbuka. "Semoga saya bisa mendapat hasil yang jauh lebih baik lagi," ujar dia.
Wakil tunggal putri lainnya, Hera Desi Ana Rachmawati angkat koper. Dia tunduk dari Yao Xue (China) dengan straight game 17-21,11-21.
Sebelumnya, pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris juga gagal melaju ke babak kedua setelah dihentikan unggulan kedua dari Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, 16-21, 12-21.
Hasil lebih baik dituai pasangan Vita Marissa/Variella Aprilsasi dengan menaklukkan wakil tuan rumah, Bang Ji Sun/Han Yong Joo, 21-9, 21-10.
(fem/a2s)











































