Ahsan/Hendra Bertekad Pertahankan Gelar di Malaysia

Malaysia Open Superseries Premier

Ahsan/Hendra Bertekad Pertahankan Gelar di Malaysia

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Senin, 13 Jan 2014 15:35 WIB
Ahsan/Hendra Bertekad Pertahankan Gelar di Malaysia
(badmintonindonesia.org)
Jakarta - Malaysia Open Superseries Premier akan segera digelar pada 14-19 Januari 2014. Ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bertekad mengulang sukses mereka tahun lalu di turnamen ini.

Tahun lalu, kala turnamen ini masih berada di kelas superseries, Ahsan/Hendra merebut gelar juara usai menang atas wakil Korea, Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun di babak final. Gelar itu sekaligus menjadi gelar superseries pertama bagi pasangan yang baru dipasangkan usai Olimpiade 2012 itu.

β€œKami memang ingin sekali mempertahankan gelar juara Malaysia Open yang kami raih tahun lalu. Apalagi turnamen ini sudah naik level jadi super series premier, jadi kami lebih bersemangat. Target kami adalah juara, semoga kami bisa memberikan penampilan terbaik,” ujar Hendra kepada Badmintonindonesia.org.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jelang berlaga di turnamen berhadiah total 500 ribu dollar AS ini, Ahsan/Hendra telah melakukan persiapan maksimal dengan berlatih keras di Pelatnas Cipayung sejak beberapa minggu lalu. Meskipun menjadi pasangan yang diunggulkan di tempat pertama, namun Ahsan/Hendra yang merupakan Juara Dunia 2013 ini tak ingin lengah dan menganggap enteng lawan-lawan mereka.

β€œKami mau fokus satu demi satu pertandingan dulu, mulai dari babak pertama. Ini adalah turnamen kelas premier, jadi lawan-lawannya pasti bukan pemain sembarangan,” tambah Hendra.

Pasangan asal Inggris, Chris Adcock/Andrew Ellis akan menjadi lawan pertama Ahsan/Hendra. Di atas kertas, Ahsan/Hendra yang merupakan ganda putra rangking satu dunia itu tentu lebih diunggulkan daripada lawannya yang menghuni peringkat 13 dunia itu.

Kendati demikian, Ahsan/Hendra tetap waspada. Pasalnya, grafik penampilan Adcock/Ellis terus menanjak. Beberapa kejutan dibuat oleh mereka, seperti menyingkirkan Liu Xiaolong/Qiu Zihan, pasangan rangking lima dunia asal China, di Korea Open Superseries minggu lalu.

β€œPertahanan Adcok/Ellis cukup rapat, tidak mudah menembus mereka dalam sekali dua kali serangan saja. Selain itu, pergerakan mereka juga cepat. Sebetulnya, pasangan Korea juga punya pertahanan yang kuat. Bedanya, pasangan Inggris ini lebih rapi lagi mainnya,” jelas Hendra.



(nds/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads