Bisa Jadikan Li Na sebagai 'Korban' Berikutnya, Cibulkova?

Bisa Jadikan Li Na sebagai 'Korban' Berikutnya, Cibulkova?

Kris FW - Sport
Kamis, 23 Jan 2014 14:13 WIB
Bisa Jadikan Li Na sebagai Korban Berikutnya, Cibulkova?
AFP/William West
Melbourne - Satu demi satu petenis unggulan sudah berhasil disingkirkan Dominika Cibulkova dalam lajunya ke final Australia Terbuka. Untuk jadi juara ada satu petenis top lain yang menanti: Li Na.

Cibulkova maju ke final Australia Terbuka 2014 setelah menundukkan unggulan lima Agnieszka Radwanska dengan 6-1 6-2 i partai semifinal, Kamis (23/1/2014). Ini menjadi final grand slam pertama buatnya, di mana Cibulkova sekaligus menjadi petenis Slovakia pertama di final sebuah ajang grand slam.

"Aku masih tak percaya ada di final. Aku tak percaya ini terjadi," seru Cibulkova seperti dilansir Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika aku bisa memanfaatkan servisku dalam kedudukan 5-2, aku tahu aku akan menang. Aga adalah pemain yang amat bagus dan permainan defensifnya luar biasa, dan aku sudah siap untuk reli-reli panjang. Tapi aku tahu harus memainkan permainanku sendiri, bahkan jika bikin kesalahan aku mesti melakukannya," imbuhnya.

Radwanska (unggulan lima) adalah petenis unggulan teranyar yang dilewati oleh Cibulkova, petenis peringkat 21 dunia.

Sebelumnya Cibulkova secara beruntun menundukkan unggulan 11 Simona Halep di perempatfinal, unggulan tiga Maria Sharapova di babak 16 besar, dan unggulan 16 Carla Suarez Navarro di babak ketiga. Hal itu membuat petenis 24 tahun tersebut cukup layak disebut sebagai pembunuh raksasa di Australia Terbuka.

Namun demikian, ada tantangan tak kalah besar yang menanti Cibulkova di partai puncak. Unggulan empat Li Na, yang belum pernah bisa dikalahkan Cibulkova dalam empat pertemuan, adalah tantangan besar tersebut.

"Aku akan butuh waktu (untuk menepikan kegembiraan lolos dari semifinal) tapi aku pikir aku akan siap. Aku cuma ingin bermain di final dan menikmatinya, sama seperti aku sudah menikmati seluruh pertandinganku," tegas Cibulkova.

(krs/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads