Nadal dan Federer saling berhadapan untuk yang ke-33 kalinya sepanjang sejarah, pada semifinal Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Jumat (24/1/2014) petang. Duel klasik dunia tenis ini sempat menyajikan pertarungan seru di set pertama, dengan adu variasi pukulan dan reli-reli.
Namun Nadal berhasil menemukan momentum di set kedua dan mengendalikan permainan hingga usai. Petenis nomor satu dunia itupun menang 7-6, 6-3, dan 6-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama-tama, bisa bermain melawan Roger selalu terasa sangat spesial, dia mungkin satu-satunya lawan yang membuat saya merasa sangat-sangat emosional ketika masuk ke lapangan," katanya seperti dilansir Reuters.
"Kami sering berhadapan dalam laga-laga penting di karier kami. Dan hari ini adalah pertandingan penting lainnya," lanjutnya.
"Saya pikir malam ini saya memainkan pertandingan terbaik sepanjang turnamen, saya sangat senang dengan itu," ungkap Nadal.
Bagi Nadal, melaju ke final kali ini juga punya makna istimewa lainnya, mengingat tahun lalu ia absen. Kala itu petenis asal Spanyol tersebut harus menepi tujuh bulan karena sakit dan cedera lutut.
"Sangat-sangat emosional untuk saya bisa kembali ke lapangan ini, Rod Laver Arena, dan mampu tampil di final lagi," ujarnya singkat.
(raw/roz)











































