Rafael Nadal tak bisa menyembunyikan raut kesedihan ketika harus bertarung melawan cedera saat melakoni pertandingan final Australia Terbuka melawan Stanislas Wawrinka.
Kalah 3-6 di set pertama di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (26/1/2014), Nadal mengalami gangguan di bagian punggung bawahnya di awal-awal set kedua. Ia sampai meminta izin ke ruang ganti dan menjalani perawatan selama sekitar tujuh menit.
Sejak itu ia tampak bermain dengan menahan rasa sakit. Servis-servisnya seperti "asal masuk", pukulan-pukulannya pun tak sekeras biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya seusai pertandingan, Nadal terlihat berusaha tegar dan mencoba tetap tersenyum.
"Yang pertama ingin saya katakan adalah, terima kasih Stan. Kita punya hubungan yang sangat baik dan kamu sangat layak mendapatkannya hari ini. Saya ucapkan selamat pada kamu, semua yang terbaik," ucap petenis nomor satu dunia asal Spanyol itu.
Kemudian ia mulai lebih emosional, terutama ketika para penonton memberinya tepuk tangan yang panjang untuk mengapresiasi kegigihannya selama berada di lapangan.
"Kepada semua penonton, ini dua minggu yang penuh emosi. Maafkan jika harus berakhir seperti ini. Saya sudah berusaha sangat-sangat keras," tutur Nadal.
"Tahun lalu sangat berat karena saya tak bisa main di sini. Terima kasih atas dukungannya. Kita jumpa lagi 12 bulan mendatang," tambahnya.
Dari total 13 titel Grand Slam yang telah dikoleksi, Nadal baru satu kali juara di Australia, yaitu di tahun 2009. Ia tampil juga di final 2012 tapi kalah dari Novak Djokovic dalam laga bersejarah karena menghabiskan waktu 5 jam 53 menit. Itulah pertandingan terlama dalam sejarah final turnamen Grand Slam sejak era Open.
Kekalahannya hari ini juga menjadikan Nadal gagal menjadi pemain ketiga yang pernah memenangi semua turnamen Grand Slam sedikitnya dua kali. Dua yang pertama yang pernah melakukannya adalah Roy Emerson dan Rod Laver.
Ia juga belum bisa menyamai rekor Pete Sampras dengan koleksi 14 gelar Grand Slam β karena masih tertahan di angka 13. Adapun pemegang rekor terbanyak masih Roger Federer (17).
(a2s/nds)











































